Pengangguran yang Nekat Jadi Badut, Kini Langganan Artis


MALANG - Keberanian dan kegigihan menjadi modal Mohammad Saiful Islam dalam menghadapi hidup. Ia tak memiliki bakat atau keahlian dalam magic comedian, namun dengan modal dua hal di atas, kini ia bisa eksis di dunia magic comedian. Di atas panggung namanya berubah menjadi Mr. Bossy. Beberapa kali, ia diundang sejumlah artis ibu kota untuk merayakan ulang tahun anak mereka.
Sebagai  magic comedian, pria kelahiran 20 Oktober 1986 ini selalu berhasil membuat para penonton terbahak-bahak. Ia diundang para artis untuk acara merayakan ulang tahun sang anak, ataupun acara amal. Sebut saja artis Samuel Zylgwyn. Pemeran utama sinetron 7 Manusia Harimau ini mendatangkan Mr. Bossy untuk menghibur dua keponakanya yaitu Xefa dan Leva yang sedang ulang tahun. Selain itu, Arumi Bachsin, disebut Mr. Bossy adalah orang yang pernah mengundangnya.
”Tahun 2017 lalu, saya juga diundang oleh istrinya pak Emil Dardak. untuk tampil pada perayaan ulang tahun salah satu anaknya di Trenggalek. Saat itu  Pak Emil masih menjabat sebagai Bupati Trenggalek,’’ ungkapnya.
Bukan itu saja, Mr. Bossy juga mengaku pernah diundang oleh Baim artis cilik asal Malang saat dia berulang tahun.
”Intinya jangan takut melakukan sesuatu. Semua hal dapat dipelajari, kuncinya kita rajin, serius, dan yakin, itu saja,’’ kata Bossy, yang selama Ramadan lalu dikontrak khusus PT. Anugerah Citra Abadi (ACA) untuk tampil dalam gelaran Pekan Islami ke XII bersama PT. ACA.
Kepada Malang Post, Mr. Bossy pun menceritakan awal karirnya dimulai dari tahun 2010 lalu. Saat itu, pria asal Lamongan ini bingung tak memiliki pekerjaan.
“Waktu itu saya berusia 23 tahun, bingung mencari pekerjaan, dan sedang membutuhkan uang,’’ ucapnya.
Dalam kondisi bingung itulah, ayah dari M. Mirza Zein melihat iklan yang ditempel di salah satu tembok toko. Dalam iklan tersebut tertulis dicari pemain badut sulap untuk ulang tahun. Tak ingin berpikir panjang Bossy pun menghubungi nomor yang tertera pada iklan. Singkat cerita, begitu menelepon, job untuk berperan sebagai badut pun terus datang.
“Waktu pertama berperan sebagai badut, sempat bingung juga karena banyak anak kecil yang menangis, mereka takut,” kata pria yang tengah menunggu kelahiran anak kedua ini.
Kendati demikian, pria yang tinggal di Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang tak patah semangat. Dia kemudian mencari referensi  bermain badut yang menghibur dan disukai anak-anak di internet. Dari situlah, pria ini belajar. Dengan berpakaian badut, dia berlari ke sana kemari, memberikan balon atau lainnya untuk menghibur. Alhasil, keberadaannya pun lebih dapat diterima.
“Ya sekalipun masih ada yang menangis,” akunya sambil terkekeh.
Seiring waktu dia terus belajar. Kemampuan menghiburnya pun kian bertambah. Hingga akhirnya, Bossy bergabung dengan Indonesian Clown Alley (ICA). Di sinilah ia banyak menimba ilmu. Melalui para mentor, yang memberikan pelatihan, Mr. Bossy banyak belajar.
”Di ICA, mentornya tak hanya didatangkan dari dalam negeri, tapi juga luar negeri. Di sini, kami belajar, dan keahlian serta wawasan kami tentang magic comedian bertambah,’’ ungkapnya.
Dan setelah ikut ICA kemampuannya menghibur pun kian berkembang. Bossy juga tak lagi fokus pada badut, tapi dia lebih memilih menjadi magic comedian. Alasan memilih magic comedian adalah karena dia ingin betul-betul memberikan hiburan. Di mana saat dia beraksi di atas panggung, dia dapat mendengar gelak tawa anak-anak secara lepas.
“Tak ada kepuasan yang dapat kita rasakan selain penonton puas, penonton senang, dan penonton tertawa,” urainya.
Dari komunitas ini, job Bossy sebagai magic comedian pun terus berdatangan. Terlebih saat hari libur, Bossy bisa menghibur di tiga atau empat panggung sekaligus.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Karena melalui  pekerjaan ini saya mendapatkan berkah berlimpah,’’ katanya.
Mr. Bossy juga mengaku jika dirinya tak kemudian melupakan badut. Beberapa kali, dia juga tampil dengan pakaian badut. Tapi tentu saja, pakaian badut yang digunakan tak lagi monoton, melainkan menyesuaikan dengan karakter yang diinginkan pengundang.
“Beberapa waktu lalu ada pesta ulang tahun, temanya the jungle, saya menyesuaikan dengan dandanan Tarzan. Dan anak-anak suka,” ungkapnya.
Disinggung dengan penghasilan, Bossy pun tersenyum. Sebagai penjual jasa, menurut dia materi yang dihasilkan sudah lebih dari cukup. Bahkan dari kempuannya menjadi magic comedian, Bossy telah mampu membeli rumah dan kendaraan.
“Intinya, jika ditekuni, Insya Allah semuanya menjadi barokah,” tandasnya.(ira ravika/ary)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...