Perjuangan Zainuddin Ahmad Maky Jadi Pengusaha Sukses


MALANG - Pria ini memulai usaha jual beli dengan modal satu handphone bekas saja. Kini sudah berkembang menjadi lima cabang toko handphone. Dialah Owner Meteor Cell, Zainuddin Ahmad Maky. Cukup lama berjualan door to door dari satu konter handphone ke konter lainnya.
Kunci suksesnya adalah ketekunan dan kegigihan. Sehingga Meteor Cell sudah memiliki lima cabang di Malang. Yaitu di daerah Talun, Blimbing, Singosari, dan juga di Malang Town Square. Ke depan, ia menargetkan membuka cabang Meteor Cell yang lain, yang berada di luar kota Malang.
Keberhasilannya tampak dari ramai pembeli di tokonya. Mulai pada jam buka toko pada jam 09.30 hingga 21.00, Meteor Cell tidak pernah sepi pengunjung. Di balik pencapaian Meteor Cell,  Zainuddin Ahmad Maky yang menjadi nakhodanya. Ditemui Malang Post di toko pusat Meteor Cell di Jalan Gajayana Kav. 2A Dinoyo, pria yang akrab dipanggil Zainudin ini terlihat begitu santai dengan style berpakaiannya yang fresh dan stylish.
Perjalanan pertamanya mengelola bisnis handphone, berawal ketika dirinya melakukan jual beli handphone bekas dari satu toko ke toko yang lain. Modalnya waktu itu hanyalah satu buah handphone saja, yang ia jual di konter HP. Kemudian setelah dijualnya, ia berburu handphone bekas yang lain kemudian dijual lagi ke konter lainnya.
Hal ini dilakukan secara terus menerus, yang pada zaman itu profesi tersebut dikenal sebagai “Blantik Handphone”. Saat itu, dia sendirilah yang harus datang mendatangi satu per satu konter handphone untuk melakukan jual beli handphone bekas.
“Setelah saya lulus kuliah pada tahun 2000an, saya memulai bisnis sekitar tahun 2003. Ketika itu saya door to door ke konter handphone satu demi satu untuk menjual handphone bekas, dengan modal hanya satu handphone saja,” ungkap pria asal Mojokerto ini.
Tidak lama setelah itu, dirinya dan juga temannya berinisiatif untuk mendirikan toko handphone. Yaitu handphone bekas dengan nama Meteor Second, yang terletak di Jalan Soekarno Hatta No. 37 Malang. Sekarang tempatnya dikenal sebagai Ayam Nelongso cabang Soekarno Hatta.

Berita Terkait

Berita Lainnya :