Viral karena Lepas Baju untuk Anak Kecil, Segera Raih Penghargaan


VIRAL: Iptu Sugik Hernawan, Kasiwas Polres Malang, yang viral di medsos karena melepas baju polisi, untuk diberikan kepada anak yang kedinginan setelah terpisah dari orang tuanya.
Kisah Iptu Sugik Hernawan, Kasiwas Polres Malang
Masih ingat Polisi yang sempat viral di media sosial, namanya Iptu Sugik Hernawan. Ia segera mendapat penghargaan. Aksi heroik, Kasiwas Polres Malang menolong seorang anak kecil yang kedinginan karena kehujanan, menjadi sorotan netizen. Ia rela melepas baju seragamnya untuk mengganti baju anak yang basah kuyub tersebut.
 
Kebaikan dan kepedulian secara spontanitas yang dilakukan perwira polisi ini, terjadi di Stadion Kanjuruhan Kepanjen. Ketika Arema FC menjadi juara Piala Presiden 2019. Sehingga wajar jika kepeduliannya tersebut, Sugik Hernawan bakal mendapat penghargaan.
"Tentunya pasti akan ada penghargaan. Biasanya bentuk penghargaannya berupa hadiah tiket liburan bersama keluarganya. Waktunya, bersama-sama dengan anggota lain yang juga mendapat penghargaan," ungkap Kabag Ops Polres Malang, Kompol Sunardi Riyono.
Ya, setiap bulan dalam program Promoter 77 Unggul, Polres Malang setiap bulan selalu melakukan penilaian terhadap anggota yang dinilai berprestasi. Anggota yang terpilih menjadi role model, akan mendapat penghargaan. Selain piagam penghargaan dari Kapolres Malang, juga hadiah tiket liburan wisata.
Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Jumat (12/4) penuh dengan ribuan Aremania dan Aremanita. Seluruh suporter Singo Edan dari berbagai penjuru Malang Raya dan kota di Jawa Timur, datang ke stadion untuk menyaksikan dan mendukung langsung pertandingan final leg kedua Piala Presiden, antara Arema FC vs Persebaya Surabaya. 
Saking banyaknya suporter yang hadir, kapasitas stadion sampai tidak menampung. Akibatnya banyak Aremania dan Aremanita yang tidak bisa masuk. Mereka tidak mendapatkan tiket, karena sudah ludes terjual. 
Mereka yang tidak bisa masuk, tetap semangat memberi dukungan dari luar. Sekalipun, harus basah kuyub karena guyuran hujan yang cukup deras.
Di tengah hiruk pikuk Aremania dan Aremanita itu, berjalan seorang anak kecil memakai kaos biru Singo Edan. Sosok bocah mungil ini, sangat kedinginan. Tubuhnya menggigil karena kehujanan. Baju serta celananya basah kuyub.
Anak yang mengaku bernama Reihan itu, terpisah dari orang tuanya. "Anak itu, diantarkan sama dua Aremania kepada saya. Katanya terpisah dari orang tuanya," ujar Iptu Sugik Hernawan. 
Melihat kondisi anak yang kedinginan dengan bibir bergetar, naluri Iptu Sugik Hernawan, sebagai seorang ayah langsung terketuk. Kasiwas Polres Malang ini, spontan langsung melepas seragam dinasnya. 
Di tengah ribuan Aremania dan puluhan petugas yang menyaksikan, Sugik, melepaskan baju seragam warna coklatnya. Setelah itu, melepas kaos warna cokelat dengan tulisan Polisi, yang kemudian diberikan kepada sang anak. 
Tak ayal, pemandangan yang terjadi di depan pintu utama ini, menjadi tontonan ribuan pasang mata. Mereka memberi aplaus dan salut kepada Iptu Sugik. Karena meski saat itu sedang sibuk bertugas menunggu kedatangan tim Arema FC dan Persebaya Surabaya, namun masih memiliki rasa simpati yang begitu dalam.
"Saya saat itu spontan saja. Karena kasihan melihat anak itu kedinginan. Lantaran takut nantinya masuk angin, akhirnya secara spontan memberikan baju yang saya pakai," tuturnya.
"Kalau saat itu, mungkin ada Aremania atau suporter yang memakai jaket, akan saya minta untuk saya berikan kepada anak itu. Kemudian saya akan ganti dengan membelikan baju baru. Karena saya melihat tidak ada yang pakai jaket, secara spontan saya berikan kaos polisi yang saya pakai," sambungnya. 
Kebaikan dan sikap kemanusiaan yang ditunjukkan Sugik, ternyata banyak Aremania yang mengabadikannya dengan video dan foto. Kemudian, mempostingnya ke media sosial Sabtu (13/4) sore. Postingan di grup facebook oleh pemilik akun Ainun Djariyah inipun langsung menjadi viral.
Banyak netizen yang berkomentar. Mereka salut dan memberi hormat atas kepedulian Iptu Sugik Hernawan. 
"Salut dengan semuanya,,,pak Polisi yg patut diteladani,,,dan anak yg berjiwa pemberani," tulis pemilik akun Wahyuti Wahyu dalam kolom komentar. 
"Perlu diconto polri kayak gitu joos," jawab pemilik akun Mas Wakit. "Luaaar Biasa... Wahai Prajurit Bayangkara.... Semoga ke Suksesan selalu mengiringi langkahmu... Baik karier maupun jabatanmu... Aamiin... Hormat para pelopor PROMOTER..," sambung pemilik akun Lestari Hadi.
Terkait dengan sikap baiknya yang viral itu, Iptu Sugik, mengaku kaget. Karena apa yang dilakukannya, sebenarnya tidak untuk mencari nama ataupun pujian. Dia memberikan baju Polisi yang dipakainya untuk anak tersebut, karena spontan dan kasihan melihat sang anak yang kedinginan.
"Saya itu sangat suka dengan anak kecil. Makanya, begitu melihat anak itu kedinginan, langsung teringat dengan anak saya. Hati saya menangis, saat melihat anak itu menggigil kedinginan," urai pria kelahiran 1968 ini.
"Dengan video dan foto yang sudah viral itu, saya tidak mempermasalahkan. Kalau diminati ya monggo, kalaupun tidak ya monggo," sambung mantan KBO Satuan Intelkam Polres Malang ini.
Setelah diberikan ganti baju polisi, Reihan, bocah berusia 5,5 tahun ini, oleh Iptu Sugik, langsung dititipkan ke anggota Polwan yang ikut berjaga. Sementara, Sugik, selain sibuk tugas mengamankan kedatangan tim Arema FC dan Persebaya Surabaya, juga berusaha mencaritahu keberadaan orangtua anak.
Alhasil, setelah sekitar tiga jam berusaha mencari, orangtua Reihan berhasil ditemukan. "Ayahnya bernama Kholik, warga Kecamatan Gondanglegi. Saat itu, langsung kami serahkan kepada orangtuanya," ucapnya.
Yang membuat Sugik dan anggota Polwan lainnya bangga, meski terpisah dari orangtuanya Reihan, saat itu tidak menangis. Dia cukup berani mendatangi polisi, untuk meminta bantuan. Bahkan ketika ditanya, jawabnya tegas meskipun nadanya lirih karena kedinginan. 
"Kalaupun malam itu orang tuanya tidak ketemu, anak tersebut akan saya ajak pulang. Kemudian esok harinya akan diantarkan pulang ke rumahnya," pungkasnya.(Agung Priyo/ary)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :