Terharu Ketika Duet Bersama Danrem di Lapangan Rampal

 
“Babinsa, Bintara Pembina Desa. Prajurit Komando Kewilayahan. Ramah Tamah Sopan Santun Pribadinya. Murah Senyum Serta Bersahaja. Babinsa, Bintara Pembina Desa. Selalu Ada di Tengah-Tengah Rakyatnya. Bergoyong Royong  Tuk Membangun Desanya. Tanpa Pamrih Dengan Tulus Ikhlas”
 
Teks di atas adalah lirik dari Mars Babinsa. Saat lagu tersebut dilantunkan Danrem 083/Bdj Kol Inf Bangun Nawoko, senyum bangga terpancar dari raut wajah Pelda (Purn) Andadio Prabowo. Ya, mars ini adalah ciptaannya.Dengan dinyanyikannya mars tersebut, meski bukan dalam acara formal, Andadio merasa kerja kerasnya menciptakan lagu tersebut tak sia-sia.

Kisah Dokter Muda Yang Memiliki Kesederhanaan dan Jiwa Sosial Tinggi


MALANG - Masyarakat Kecamatan Turen, siapa yang tidak mengenal dr. Saji. Kepala Klinik Cakra Husada PT Pindad ini, dikenal sebagai dokter yang memiliki kesederhanaan dan jiwa sosial tinggi. Terutama kepada kaum duafa atau masyarakat miskin.
Penampilannya sangat sederhana. Usianya pun juga masih muda. Baru mau menginjak 34 tahun. Tetapi dedikasi pemilik nama lengkap dr. Saji Purboretno ini, sangat luar biasa untuk masyarakat di Kecamatan Turen.
“Saya hanya sekadar ingin membantu saja. Jangan sampai orang susah menitikkan air mata, karena Arsy Tuhan akan bergetar,” ucap dr. Saji.

Clungup Mangrove Conservation dan Pantai Tiga Warna


MALANG - KIPRAH dua pemuda asal Sendangbiru, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan (Sumawe) dalam bidang konservasi di daerah pesisir pantai patut diapresiasi. Mereka adalah Ferik Antyo Agus Wibowo dan Lia Putrinda yang sukses membawa Pantai Tiga Warna meraih tiga penghargaan sepanjang 2017 ini.
Sore itu, seorang pemuda tampak berjalan tertatih-tatih sembari menuntun sepeda gunung saat menyambut Malang Post, di pintu depan Pantai Tiga Warna. Pemuda itu adalah Ferik Antyo Agus Wibowo yang merupakan pendiri Clungup Mangrove Conservation (CMC), yang salah satu tugasnya mengelola Pantai Tiga Warna.
“Maaf, agak sakit kaki saya. Maka dari itu, saya membawa sepeda gunung,” kata Ferik kepada wartawan koran ini.

Berita Terkait

Berita Lainnya :