MALANG – Mobil Mitsubishi Colt tipe pikap, raib dari parkiran samping rumah Jalan Kertanegara nomor 77 RT 15 RW 10, Kelurahan Tumpang, Kecamatan Tumpang, pagi dini hari .  Mobil milik Yanu Dwi Riyawan itu hilang, sekitar pukul 03.30 WIB. Saksi mata, Betha, adik pemilik mobil, adalah orang yang kali pertama mengetahui kejadian ini.
Dikonfirmasi Malang Post, Yanu menyebut mobil tersebut awalnya diparkir di samping rumah setelah digunakan untuk mengangkut material.
“Setelah diparkir sore hari, saya tinggal pulang ke rumah. Tahu-tahu subuh , mobil saya ini sudah raib dari parkiran samping rumah,”kata Yanu.
Menurut keterangan Yanu, sekitar pukul 03.00 WIB dini hari adik laki-lakinya bernama Betha masih sempat melihat mobil pikap hitam plat N 8580 GE terparkir. Betha saat itu mendengar adzan salat subuh dan bersiap-siap mengambil wudlu lalu pergi ke masjid.
Sepulangnya dari salat subuh, sekitar pukul 03.30 WIB, Betha masih melihat mobil tersebut masih terparkir. “Adik saya lalu masuk rumah. Tapi, tidak lama kemudian, dia mendengar suara mobil terstarter hidup lalu ngebut. Adik saya keluar rumah, dan melihat mobil ini sudah tidak ada,” terang Yanu.
Apesnya lagi, STNK mobil tersebut masih berada di dalam mobil. Yanu yang mendengar kejadian ini, langsung melakukan pengecekan dan akhirnya melapor ke Polsek Tumpang. Dia membawa BPKB untuk membuktikan kepemilikan mobilnya tersebut kepada petugas kepolisian.
Menurut Yanu, mobil tersebut sering dipakai bergantian oleh banyak orang untuk transportasi bahan bangunan. “Biasanya sering dipinjam banyak orang untuk antar-antara material. Karena, kebetulan saya kerja di jasa konstruksi, mobil sendiri buat operasional antar barang ke proyek. Saya tanyai orang-orang yang biasa pinjam, gak ada yang pakai. Kunci utama dan kunci serep juga masih saya pegang,” tambah Yanu.
Menurutnya, ciri-ciri kendaraan ini adalah pintu sebelah kiri tepos. Lalu, bak pikap dimodifikasi dengan dropsheet, yakni bisa dibuka dari tiga sisi. Polsek Tumpang menerima laporan ini . Kapolsek Tumpang, AKP Yusuf Suryadi akan menindaklanjuti laporan ini. “Masih dalam lidik,” tuturnya.(fin/jon/mar)