Layani Pembeli, Tiga HP dan Uang Raib


MALANG – Aksi pencurian kini mengunakan berbagai modus. Kelengahan korban juga dimanfaatkan para pencuri untuk melancarkan aksinya. Kali ini korbannya, pemilik warung Nasi Barokah Jalan M Wiyono, Kesatrian Blimbing. Heni Susanti 35 tahun warga Jalan Langsep Tajinan, melaporkan bahwa HP dan tas berisi barang berharganya dicuri saat dia sedang berjualan.
Dari keterangan yang dihimpun, peristiwa ini dilaporkan terjadi pada 5 Februari 2018 lalu. Heni datang dari Tajinan ke warung Nasi Barokah yang bersebelahan dengan SPBU SKI pada pukul 07.30 WIB. Tiap pagi dia sudah terbiasa membuka warung nasinya. Dia meletakkan handphone miliknya, beserta tas di dalam kamar, di atas tempat tidur.
Kamar ini, bersebelahan dengan warung miliknya. Dia juga mengaku sudah menutupi HP dan tasnya itu dengan jaket serta bantal. Hari itu, dia bekerja dan berjualan seperti biasa. Sekitar pukul 13.30 WIB, dia masih menggunakan handphone miliknya di atas kasur ketika ada tamu datang untuk membeli makanan.
Dia lalu melayani pembelian makanan tersebut selama beberapa menit. Setelah itu, Heni kembali ke kamar. Namun, dia kaget saat menggerayangi bagian bawah bantal dan jaket. Handphone yang tadi masih digunakan sebelum melayani pembeli, sudah raib. Tas miliknya juga dilaporkan ikut hilang.
Heni mengklaim bahwa ada pencuri yang mengambil barang berharganya saat dia melayani pembelian makanan siang itu. Dia langsung mendatangi Polres Makota untuk melaporkan kejadian itu.
Menurut pengakuannya kepada petugas SPKT, ada tiga HP yang hilang dari kamarnya. Yakni, smartphone Oppo A37, Samsung Galaxy Young serta HP Samsung lipat.
Tak hanya itu, Heni juga mengklaim, tasnya yang hilang berisi uang tunai Rp 11 juta, dua ATM BCA, 2 ATM BRI, satu STNK, satu kartu BPJS, serta KTP miliknya. Heni melaporkan kerugiannya adalah Rp 15 juta.
Sementara itu, Kapolres Makota, AKBP Asfuri melalui Kasubbag Humas Polres Makota Ipda Ni Made Seruni Marhaeni membenarkan tentang adanya laporan ini.
“Saat ini petugas mengumpulkan keterangan para saksi, serta melakukan pendalaman. Kami harap, masyarakat semakin hati-hati dalam menaruh barang. Barang berharga sebaiknya ditaruh di tempat yang aman. Selain itu, jangan mudah percaya kepada orang yang tidak terlalu akrab,” tutur Marhaeni di Polres Makota, kemarin.(fin/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :