WN India yang Berlibur jadi Korban Perampasan WN Myanmar

 
SIDOARJO - Perampasan antara sesama warga negara asing (WNA) terjadi di Sidoarjo. Kali ini, WN asal India yang berniat liburan di Indonesia menjadi korban perampasan WN Myanmar.
Yang menjadi korban perampasan yakni, Vijay Chaudari asal India, yang saat itu datang bersama dengan isterinya. Tiba di Bandara Juanda, pelaku YR yang mengaku sebagai anggota UNHCR (Organisasi Internasional Dibawah Naungan PBB) ini tidak sendirian. Namun ditemani oleh Andi Muhammad Yusuf, asal pemuda Makasar dengan berpura pura menjadi tour guide.
Pelaku berusaha memberi kepercayaan kepada korban dengan menunjukan lokasi wisata di Jawa Timur. Saat di perjalanan, korban yang lengah langsung diperdaya pelaku. HP dan uangnya dirampas dengan cara memukul korban.
Kapolresta Sidoarjo Kombespol Himawan Bayu Aji mengatakan pelaku melarikan diri ke Pulau Bali dan menghabiskan uang hasil perampasan. 
"Dua pelaku diamankan di Bali. Bahkan pelaku juga sempat menghubungi dan mengancam keluarga korban yang berada di India untuk memberikan uang," kata kapolresta kepada wartawan di mapolres, Senin (24/7).
Apalagi, jelas kapolresta, peristiwa ini sudah direncanakan karena mendengar pengakuan korban jika akan berlibur di Bali. 
"Pelaku mendengar pengakuan korban jika berlibur selama 11 hari di Bali. Jadi dia berniat dan merencanakan merampas korban," tambahnya.
Kini, kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 365 tentang pencurian dan kekerasan dengan ancaman 12 tahun penjara. (fat/dtc/jon)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :