Gara-gara Sibuk Dandan


 
CANTIK saja tidak cukup. Tetapi bagaimana harus bisa mengurus anak dan keluarga. Kalau bisanya hanya dandan saja, maka siap-siap harus menerima nasib yang dialami Amel. Ia menerima talak cerai dari Ronald, suaminya.
“Kalau bisanya hanya dandan dan tidak bisa mengurus keluarga apalagi anak-anak, buat apa masih dipertahankan. Kasihan anak-anak, karena jadi kurang perhatian,” tutur Ronald, usai mendaftarkan talak cerai ke Pengadilan Agama (PA) Kepanjen.
Ronald dan Amel, menikah sekitar delapan tahun lalu. Ronald menikahi Amel, setelah mereka saling kenal dan berpacaran sekitar setahun. Pilihan untuk menikah dengan Amel, warga Kecamatan Kepanjen ini, selain karena wajahnya yang cantik dan menilainya sebagai wanita yang baik.
Waktu itu, Ronald beranggapan bahwa Amel tidak hanya pintar meriah wajah hingga tetap terlihat cantik, tetapi juga pandai mengurus keluarga dan anak-anak. Akhirnya pernikahan pun dilakukan meriah dengan disaksikan kedua keluarga.
Sebelum memiliki momongan, memang tidak ada perubahan pada diri Amel. Ia tetap menjadi wanita yang setia dan selalu menemani Ronald. Namun perubahan terjadi ketika sudah memiliki anak dan kini putrinya sudah beranjak dewasa.
Amel tidak lagi peduli dengan keluarga dan anak. Semua ia pasrahkan kepada asisten rumah tangga. Amel justru lebih sibuk dandan dan shopping dengan teman-temannya. Bahkan, Amel seringkali meminta uang dengan alasan yang tidak penting.
Ronald sempat menegur Amel supaya peduli dengan keluarga serta anaknya. Tetapi sama sekali tidak digubrisnya. Malahan ketika diingatkan Amel marah-marah, hingga membuat rumah tangganya tidak lagi harmonis. 
Lantaran sudah tidak tahan lagi dengan sikap Amel itulah, akhirnya Ronald pun terpaksa menjatuhkan talak pada istrinya.
“Kalau memang dia mau berubah dan peduli dengan keluarga serta anak, pasti saya tidak akan menjatuhkan talak,” terang Ronald. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...