Rapat KSU TMB Kisruh

 


 
MALANG - KSU Teratai Mas Bhuwana (TMB) di Jalan Kawi Malang dirundung masalah. Rapat anggota luar biasa yang digelar di Hotel Sahid Montana Dua kemarin kisruh. Gara-garanya, Ketua koperasi, Conrad Notoatmodjo mencak-mencak di dalam ruang rapat.
Dia menuding, rapat anggota luar biasa yang dihadiri 20-an anggota tersebut tidak sah. Tidak hanya itu. Pria yang tinggal di Perum Lembah Dieng D7, Desa Kalisongo, Dau itu juga memarahi Ivo Kristiana, bendahara koperasi yang dianggapnya sebagai dalang rapat tersebut.
Pria ini lebih emosi lagi karena mengaku disuruh keluar oleh Fakhrudin Umasugi SH, kuasa hukum Ivo karena dianggap membuat keributan. Kepada wartawan, ia memaparkan bila koperasi yang dipimpinnya sejak Januari 2013 sedang mengalami masalah besar. 
Dia melaporkan Ivo, anak notaris alm. Eko Handoko ke Polres Malang Kota (Makota) dan Polda Jatim karena diduga melakukan penggelapan sejumlah uang koperasi dan laporan fiktif.
“Saya gusar karena uang koperasi digerogoti oleh bendahara saya,” katanya.
“Saya laporkan dia karena beberapa kali mentransfer sejumlah uang hingga miliaran rupiah ke rekening ayahnya dan Agustina Lenny, ibunya. Lalu ada pemindahan dana sebagai deposito koperasi ke BPR yang semuanya fiktif,” tuding dia.
Yang membuatnya jengkel, Ivo malah membuat tim sebelas untuk mendongkelnya dari jabatan ketua dan mengadakan rapat luar biasa.
“Rapat anggota luar biasa itu tidak sah karena tim sebelas tidak pernah dibentuk seijin rapat anggota dalam koperasi,” paparnya.
Selain itu, Ivo juga dianggap tidak sah memimpin rapat tersebut karena statusnya masih terlapor di Polres Makota dan Polda Jatim.
“Hasil rapat intinya Ivo menjadi ketua koperasi. Padahal Dinas Koperasi menyarankan agar tidak ada pergantian pengurus dan mau diaudit,” urai Conrad.
Dia berharap, kasus dugaan penggelapan dalam jabatan di koperasi TMB cepat terselesaikan agar simpanan nasabah aman, agar kasus KSU Montana Hotel yang pernah dikelola Eko Handoko tidak terulang.
“Ada transfer uang ke rekening ayahnya untuk membantu KSU Montana Hotel,” pungkasnya.
Barlian Ganesi, SH, kuasa hukum KSU Montana Hotel yang dikonfirmasi membantah keras apa yang disampaikan Conrad.
“Tidak benar itu. Semua uang di KSU Montana Hotel, tercatat dalam buku. Mana ada sangkut pautnya dengan urusan Ivo dan Conrad,” katanya dalam pesan WhatsApp kepada Malang Post. (mar) 

Berita Lainnya :

loading...