Ivo ‘Lucuti’ Conrad

 
MALANG - Perselisihan antara Ivo Kristiana dan Conrad Notoatmodjo meruncing sejak keduanya putus hubungan pacaran tahun 2017 lalu. Setelah ‘menggulingkan’ Conrad dari posisi Ketua KSU Teratai Mas Bhuwana (TMB) Jalan Kawi, ia meluncurkan somasi kepada mantan pacarnya itu.  
Seperti diberitakan sebelumnya, KSU TMB dirundung masalah. Rapat anggota luar biasa yang digelar di Hotel Sahid Montana Dua kisruh. Gara-garanya, ketua koperasi, Conrad Notoatmodjo mencak-mencak di dalam ruang rapat. Dia menuding, rapat anggota luar biasa yang dihadiri 20-an anggota tersebut tidak sah. 
Tidak hanya itu. Pria yang tinggal di Perum Lembah Dieng D7, Desa Kalisongo, Dau ini memarahi Ivo Kristiana, bendahara koperasi yang dianggapnya menjadi dalang rapat tersebut untuk menggulingkan dirinya dari ketua koperasi.
Fakhrudin Umasugi SH, kuasa hukum Ivo mengatakan materi somasi adalah pengosongan semua aset di rumah Lembah Dieng D7, Desa Kalisongo Dau.
“Somasi sudah dilakukan dua kali. Somasi pertama awal pekan, somasi kedua baru saja kami kirim. Batasnya tiga hari,” katanya. 
“Kalau dua kali tidak menanggapi somasi, kami akan laporkan Conrad ke Polres Malang Kota (Makota) terkait penggelapan aset,” kata Fakhrudin di kantornya, Jalan Sriwijaya 1 – 9 Malang.
Menurut dia, somasi dilakukan karena semua barang di dalam rumah dibeli oleh Ivo. Dalam somasinya, Ivo meminta barang-barang interior. Yakni matras, dipan, headbroad, sofa, offset self, rak bunga, meja besar, kursi, tempat sampah, kotak tisu, lemari mainan, lemari kaca, lampu, lukisan, dispenser, televisi, pompa kolam, toilet, patung salib, patung malaikat, hiasan dan banyak lagi.
“Intinya semua barang yang dibeli oleh klien kami, diminta lagi, sesuai dengan somasi,” kata dia.
Pengacara yang tergabung dalam Ikadin itu juga menegaskan, selanjutnya juga akan menarik rumah yang dihuni Conrad karena dibeli dengan uang KSU TMB. Sehingga, aset tersebut bukan milik Conrad melainkan atas nama koperasi.
“Jika Conrad tidak mengembalikan rumah itu kepada koperasi sesuai dengan somasi, maka klien kami akan melakukan penyegelan,” ungkapnya. 
Terkait hasil rapat anggota luar biasa KSU TMB, Rabu (7/2) di Hotel Montana Dua, Fakhrudin menegaskan peserta yang hadir lebih dari separuh dari anggota, dan telah memenuhi kuorum.
“Bahkan dihadiri oleh notaris dan perwakilan dari Dinas Koperasi,” paparnya.
Menurutnya, rapat anggota luar biasa ini sudah sah sesuai anggaran dasar koperasi.
“Setelah disahkan di notaris lalu didaftarkan di Kemenkumham, pengurus baru KSU TMB sudah sah dan bekerja seperti biasanya” tegasnya.
Dia menegaskan, KSU TMB didirikan dengan menggunakan uang milik Ivo, bukan Conrad. (fin/mar/jon)

Berita Lainnya :

loading...