magista scarpe da calcio Buron Curanmor Betek Ditangkap Polda


Buron Curanmor Betek Ditangkap Polda

MALANG – Selesai sudah sepak terjang trio curanmor Pasuruan yang membuat gaduh warga Tembalangan Betek. Setelah sempat melarikan diri dan menghilang, DPO berinisial MT, warga Pasrepan Kabupaten Pasuruan, ditangkap Polda Jatim. Sebelumnya, dua tersangka lain, inisial DM (17) dan Hadak (25), keduanya warga Pasrepan, diamankan Polres Makota dan Polsek Klojen.
Kasatreskrim Polres Makota, AKP Heru Dwi membenarkan penangkapan satu DPO oleh Polda Jatim. “Untuk yang melarikan diri, DPO MT, sudah ditangkap dan jadi tahanan Polda Jatim,” kata Heru kepada wartawan. Meski demikian, sampai saat ini proses penyidikan terhadap DPO tersebut masih berlangsung dan ditangani sendiri oleh Reskrim Polda Jatim.
Jumat (21/7) lalu, tiga pelaku yang kini jadi tersangka, berusaha mencuri motor di Jalan Mayjen Panjaitan Tembalangan-Betek. Sebelum sempat mencuri motor Honda Beat N 6206 BAC, aksi mereka ketahuan warga. Mereka lari, namun dua tersangka di antaranya terjatuh, yaitu Hadak dan DM yang masih di bawah umur.
Sementara MT lari pakai motor. Tak hanya lari, mereka juga sempat melempar bondet berisi beling dan paku ke arah warga. Beruntung, bondet yang mengeluarkan ledakan api, tak mengenai warga. Dua tersangka dihakimi massa sebelum ditahan di UPPA Reskrim Polres Makota dan Polsek Klojen.
Beberapa hari setelahnya, MT dikabarkan tertangkap oleh Polda Jatim. Mereka, sudah menjadi pelaku curanmor di 18 TKP di penjuru Malang dan terancam pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan dengan hukuman maksimal 7 tahun.
Sementara itu, Kapolres Makota, AKBP Hoirudin Hasibuan menegaskan bahwa warga masyarakat harus semakin waspada dalam menjaga barang berharga, terutama sepeda motor. Pasalnya, menurut Hoirudin, kasus curanmor adalah kedua terbanyak yang ditangani oleh Polres Makota.
“Pertama, kasus narkoba. Sebagian besar tahanan kita adalah tahanan narkoba. Kedua, adalah curanmor. Saat ini semakin marak. Kami harap masyarakat semakin waspada dan mengamankan kendaraan motornya dengan alat pengaman ekstra,” tambah Hoirudin.(fin/lim)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :