DPO Pencurian Emas Dibekuk

BATU – Petualangan Imam Aluwi alias Irul, 52, warga Dusun Kalimalang Desa Tawangargo Kecamatan Karangploso selama sebulan berakhir setelah ditangkap petugas Satreskrim Polres Batu, kemarin. Irul merupakan daftar pencarian orang (DPO) Polres Batu dengan dugaan sebagai pelaku pencurian emas dan barang berharga senilai Rp 60 juta sejak pertengahan Juni lalu.
Irul diduga melakukan pencurian emas dan barang berharga di Dusun Kajang Dusun Mojorejo Kecamatan Junrejo Kota Batu pertengahan Juni lalu. Saat itu dia lebih dulu melakukan pemantauan di rumah korban. Saat rumah kosong karena ditinggal pemiliknya salat tarawih, pelaku masuk melalui pintu belakang.
Dia terlebih dahulu mengambil pisau dapur kemudian mencongkel lemari. Dari dalam lemari, dia kemudian mengambil perhiasan emas, terdiri dari gelang seberat 12,81 gram, liontin emas seberat 2,47 gram, kalung 7,8 gram, delapan gelang 23,8 gram, cincin permata biru muda 2,6 gram, gelang pelita 10,4 gram serta HP Samsung Galaxi dan uang Rp 7 juta.
‘’Kerugian korban saat itu sekitar Rp 60 juta. Barang-barang hasil curian sudah berhasil disita dan dijadikan barang bukti,’’ ungkap Kapolres Batu, AKBP Budi Hermanto, kemarin.
Dari pemeriksaan diperoleh keterangan, HP Samsung sudah dijual Irul ke salah satu counter di Karangploso. Sedangkan perhiasan emas sudah dijual tersangka ke Pasar Batu. Hasil penjualan emas, HP hingga uang Rp 7 juta juga sudah digunakan untuk foya-foya.
Selama sebulan, tersangka tidak tinggal di Karangploso maupun Kota Batu. Dia lebih banyak bersembunyi di daerah Ngantang Kabupaten Malang. Berdasarkan penyelidikan, petugas akhirnya mampu menemukan lokasi persembunyian Irul. Petugas pun melakukan penangkapan dan langsung menjebloskan ke ruang tahanan Mapolres Batu.
Selain menangkap tersangka pencurian emas, petugas Polres Batu juga menangkap Sutiyo alias Yoyok, warga Jalan Raya Kartini Jeru Tumpang Kabupaten Malang. Dia diduga telah melakukan penipuan/penggelapan terhadap korban Satria Carlyn, warga Jalan Masjid Bumiaji Kota Batu.
Tersangka berpura-pura membeli Daihatsu Zebra yang dijual seharga Rp 13 juta. Tersangka hanya memberikan uang muka sebesar Rp 500 ribu. Ternyata mobil tersebut dijual lagi oleh tersangka dan korban segera melapor ke Mapolres Batu.(feb)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...