Mendadak Cipkon, Cegah Ormas Radikal ke Jakarta

BULULAWANG - Polsek Bululawang melakukan operasi cipta kondisi (Cipkon) di Pos Lantas 906 Bululawang pada Selasa (25/7) kemarin. Operasi Cipkon mendadak tersebut dilaksakan guna meminimalisir dan mengantisipasi pergerakan massa atau ormas anti pancasila dari Malang yang akan bergerak menuju Jakarta. Hal itu seiring dengan adanya peraturan yang baru saja diterbitkan melalui Peraturan Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).

 Dalam razia tersebut polisi memberhentikan kendaraan umum, khususnya bus dan elf yang melewati Pos Lantas Bululawang. "Operasi Cipta kondisi kita lakukan mendadak karena ada perintah langsung dari pusat dan dilaksanakan oleh jajaran semua sub rayon. Menanggapi hal tersebut, kita langsung tindak lanjuti dengan turun ke jalan. Karena didapat informasi akan ada pergerakan massa atau ormas yang anti pancasila dari Malang untuk bergerak ke Jakarta terkait penolakan Perpuu (Nomor 2 Tahun 2017, red)," ujar Kanit I Lantas Polsek Bululawang Iptu Ganeth Hariawan kepada Malang Post kemarin. Dijelaskan Ganeth, operasi cipta kondisi dilakukan mulai pukul 12.30 hingga 14.30. Dalam operasi tersebut Satlantas Bululawang memberhentikan sekitar 50 bus dan elf yang lewat. Baik di Jalan Raya Bululawang, Jalan Raya Sempalwadak dan Jalan Raya Kurnia. Operasi yang dilakukan kurang lebih selama dua jam tersebut, polisi juga menargetkan sasaran pada premanisme, tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian dengan pemberatan (curat). "Dalam giat cipta kondisi tersebut, meski tidak terjaring adanya pergerakan ormas radikal dari Malang menuju Jakarta, setidaknya kita selalu siap dalam mengantisipasi dan meminimalisir terjadinya hal yang tidak diinginkan," terangnya. Selain Kanit Lantas Polsek Bululawang, operasi cipta kondisi tersebut juga didampingi oleh Waka Polsek Bululawang AKP Jaelani S.H. Ia mengatakan, sudah merupakan kewajiban untuk ikut dan memberi semangat pada rekan-rekan dalam menjalankan tugas. “Kita berharap dalam operasi yang dijalankan secara mendadak ini, bisa menciptakan situasi kondusif dan aman," tandasnya.(mg20/lim).

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...