Keputusan Bulat

 
SEBAGAI seorang pria harus memiliki harga diri. Jangan hanya mau menangnya sendiri. Kalau tidak akan bernasib sama dengan yang dialami Ronald, warga asal Kecamatan Bululawang ini. 
Ronald harus menerima kenyataan pahit, karena digugat cerai oleh Amel, istrinya. Gugatan dilayangkan Amel melalui pengacaranya ke Pengadilan Agama (PA) Kepanjen, karena sudah merasa tidak ada kecocokan. Amel kecewa lantaran Ronald sama sekali tidak memiliki tanggungjawab kepada keluarga. 
"Gugatan cerainya sudah masuk. Sekarang tinggal menunggu jadwal sidangnya saja," ujar Agus Salim Ghozali, SH, pengacara Amel. 
Pernikahan Amel dan Ronald, sebetulnya masih belum lama. Mereka baru empat tahun menikah. Amel memilih Ronald karena menganggap sebagai pria mapan yang memiliki tanggungjawab besar pada keluarga. 
Tetapi kenyataan yang diterima oleh Amel tidak sesuai harapannya. Dua tahun menikah, Ronald sudah tidak lagi mengurusi keluarga. Ronald tidak lagi bekerja lantaran kontrak kerjanya di sebuah perusahaan tidak diperpanjang lagi. 
Selama dua tahun ini, Ronald nganggur. Dia hanya tinggal diam di rumah kontrakan. Selama ini, Ronald hanya mengandalkan istrinya yang bekerja di sebuah perusahaan. 
Amel sudah sering kali mengingatkan Ronald untuk mencari pekerjaan. Karena kebutuhan setiap tahunnya terus bertambah. Apalagi Amel kini juga tengah berbadan dua, sehingga membutuhkan biaya yang banyak. 
Tetapi upaya Amel membujuk Ronald supaya bekerja, tidak pernah digubris. Ronald tetap saja tidak mau bekerja. Malahan setiap kali diingatkan, Ronald selalu marah-marah. 
Karena alasan itulah, akhirnya Amel memilih untuk menggugat cerai. Amel telah meminta pertimbangan pada keluarganya, hingga keputusan untuk bercerai bulat.(agp)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...