Geger, PSG Melahirkan di Kamar Mandi

 
MALANG –‘ Tolong…tolong’. Jeritan Cassandra Verdika Hermanuya, 26 tahun, Minggu pagi kemarin membuat penghuni kos di Perum Citragraha, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, geger. Sandra panggilan akrab korban, yang juga anak kos ini, ditemukan terkulai lemas dalam kamar mandi. Tubuhnya berlumuran darah, setelah melahirkan bayi. Meski sempat ditolong, namun nyawa Sandra tak tertolong akibat pendarahan hebat.
“Kalau bayinya sudah meninggal lebih dulu. Sedangkan ibunya, meninggal saat mau dibawa ke RSSA Malang. Kondisinya memang lemah, mungkin karena pendarahan,” ujar Kanitreskrim Polsek Singosari, Iptu Supriono.
Setelah visum luar dan disucikan, jenazah Sandra langsung dibawa pulang ke rumah duka di Ketintang, Kota Surabaya. Jenazah dijemput oleh orangtua dan keluarganya. Dengan menggunakan mobil ambulance, jenazah meninggalkan kamar mayat RSSA Malang pukul 11.50.
Muhammad Fathur, 22, warga Tulungagung dan Achmad Syarifudin, 23, warga Mojokerto, yang kali pertama menemukan korban. Mereka ini juga tinggal satu kos dengan korban. Pagi sekitar pukul 03.00, keduanya yang belum tertidur mendengar suara minta tolong. 
Kedua saksi ini lantas berlari mencari sumber suara itu. Saat dicari, ia menemukan kalau sumber suara dari dalam kamar mandi. Ketika pintu dibuka, mereka menemukan tubuh Sandra terkapar di lantai kamar mandi. Tubuhnya lemas dan telanjang bulat, serta di sekitarnya banyak berceceran darah. 
Di dekat tubuh Sandra, mereka melihat ada bayi perempuan yang sudah meninggal dimasukkan dalam tas plastic warna putih. Sandra, saat itu baru saja melahirkan dan mengalami pendarahan hebat. Lantaran cemas, kedua saksi lantas berlari membangunkan seluruh penghuni kos. Termasuk memanggil Mastrap, 65, penjaga kos.
Bersama-sama dengan anak kos lainnya, lalu mengangkat tubuh korban untuk dibawa ke ruang tengah. Sementara Achmad Syarifudin, lantas menghubungi Ambulance RSSA Malang melalui call center 119. Pukul 03.30, mobil ambulance tiba di lokasi. Kemudian membawa tubuh Sandra yang tak sadar ke RSSA Malang. Tetapi dalam perjalanan Sandra dinyatakan meninggal dunia.
Warga sekitar yang mengetahui lantas melaporkan ke petugas Polsek Singosari. Pukul 04.30, petugas datang ke lokasi bersama dengan mobil ambulance lainnya. Selanjutnya melakukan olah TKP dan mengevekuasi bayi perempuan yang masih ada dalam kamar mandi.
Lantas siapa pria yang telah menghamili korban? Polisi masih menyelidikinya. Sebab tak satupun teman atau penghuni kos yang tahu tentang kehamilan korban.“Bayi yang dikandung korban itu, hasil hubungan dengan siapa itu yang masih kami dalami dan selidiki,” jelas mantan KBO Reskrim Polres Malang.(agp/jon)

Berita Lainnya :

loading...