Bakar Sampah, Bengkel Cat dan Mobi Ludes

KEPANJEN – Ini pelajaran bagi semua. Gara-gara lalai membakar sampah, rumah dan bengkel cat mobil milik Suhartono, 58, di Jalan Raya Legok RT 4 Rw 2 Dusun Sukoraharjo  Kecamatan Kepanjen ludes dilahap si jago merah. Akibat kejadian Selasa (25/7) sore pukul 16.30 itu, rumah dan bengkel cat serta mobil yang dalam proses pengecatan ludes.
 Kerugian diperkirakan mencapai Rp 150 juta. Sementara api baru bias dipadamkan petugas bersama warga, dua jam setelah kejadian. Kasus kebakaran ini pun masih dalam penyelidikan petugas Polsek Kepanjen.
Kapolsek Kepanjen Kompol Mas Akhmad Sujalmo menjelaskan, kebakaran terjadi karena kelalaian Munasipah, istri korban yang membakar sampah di halaman belakang rumah yang berdekatan dengan bengkel cat mobil milik suaminya. “Penyebabnya adalah sampah yang terbakar dan tertiup angin sehingga terbang membakar spon seukuran 3 meter. Akhirnya satu mobil dan bengkel hangus terbakar,” terang Sujalmo kepada Malang Post kemarin.
Ceritanya, sore itu, istri Suhartono menyapu sampah di belakang rumah. Munasipah istri korban menjelaskan, sampah yang disapunya kemudian dibakar. Lokasi pembakaran berdekatan sekitar 5 meter dengan spon atau busa yang digunakan sebagai asesoris mobil. 
Setelah membakar sampah, ia meneruskan menyapu ke dalam rumah. Saat ia ke dalam rumah, nahas, sampah yang dibakarnya tertiup angin dan menyambar spon atau busa yang ada di bengkel milik suaminya tersebut. Karena angin yang bertiup semakin kencang, membuat api yang menyala semakin merambat ke dapur dan mobil yang baru dicat.
Melihat api semakin berkobar-kobar, Munasipah berteriak keras meminta tolong para tetangganya. Tetangga yang panik segera membantu memadamkan api secara manual serta mencegah api merambat ke tempat lain. Yaitu dengan memisahkan barang yang mudah terbakar lalu menginformasikan ke Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang.
“Setalah mendapat laoran, kita langsung ke tempat kejadian dengan membawa 3 unit damkar. Dalam prosesnya kita berhasil padamkan api sekitar pukul 18.15,” ujar Kepala Damkar Kabupaten Malang, Nurul Kusnaeni kepada Malang Post. 
“Beruntungnya kebakaran dapat kita padamkan secepatnya bersama dengan warga dan pihak kepolisian. Sehingga rumah-rumah sekitarnya tidak kena. Hanya terkena imbas dari panasnya api,” terangnya.(mg20/lim)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :