magista scarpe da calcio Ditinggal Minggat Dua Tahun


Ditinggal Minggat Dua Tahun

 
Bagi seorang pria berkeluarganya, semua keringatnya adalah untuk istri dan anak-anaknya. Tiap hari kepala keluarga, berjuang agar dapur rumah tetap mengepul dan anak-anak tetap bisa bersekolah. Tapi, nasib Ronald 41 tahun, warga Mergan Sukun, cukup mengenaskan walaupun sudah berupaya menjalankan kewajibannya sebagai suami.
Amel, 40 tahun, minggat dari rumah sejak tahun 2016 bersama kedua anaknya sampai sekarang. Alasannya, setelah menikah 20 tahun, gaji Ronald tidak lagi dianggap cukup oleh Amel untuk menafkahi keluarga ini. Sebagai pria berkeluarga, Ronald mengaku sudah menyerahkan semua gajinya kepada Amel.
Pada awal pernikahan dahulu, tahun 1998, Amel yang masih cinta-cintanya dengan Ronald, tidak mempermasalahkan nafkah. Karena, Ronald mengaku sudah biasa menyerahkan semua gajinya kepada sang istri. Ronald juga sempat merasakan Pondok Mertua Indah (PMI) selama satu tahun awal pernikahannya.
Setelah mengupayakan pekerjaan di Surabaya, Ronald akhirnya menemukan pijakan ekonomi dan mengajak Amel hidup berdua di Surabaya. Bahkan, dari hasil pernikahan mereka, Ronald dikaruniai dua anak. Seiring berjalannya waktu, ekonomi semakin sulit. Sifat asli Amel pun muncul saat tekanan keuangan mulai menghimpit.
Dia sering berteriak, membentak, berbicara kasar serta menyakiti hati Ronald. Amel juga pernah menyerukan cerai dua kali. Puncaknya, pada Mei 2015, pernikahannya goyah. Apalagi, mertua Ronald mulai campur tangan dengan urusan rumah tangganya. Hubungannya dengan sang mertua masih tidak baik sampai sekarang.
Akhirnya, Mei 2016, Amel minggat dari rumah. Amel membawa pergi dua anaknya. Ronald berupaya mencari, tapi tidak ketemu. Selama satu tahun hidup sendiri, Ronald akhirnya memutuskan untuk mengajukan talak ke Pengadilan Agama Malang.
Dalam permohonannya, Ronald meminta talak satu serta siap membayar biaya perkara. Ketua majelis hakim PA Malang, Dra Hj Siti Aminah MH memutuskan mengabulkan permohonan Ronald. 
“Mengabulkan permohonan pemohon. Mengizinkan pemohon untuk menjatuhkan talak satu kepada termohon,” ujarnya dalam berkas perkara.
Dia didampingi dr Hj Ummi Kalsum HS Lestaluhu MH dan Drs Munjid Lughowi serta panitera pengganti Happy Agung Setiawan SH saat mengabulkan permohonan talak ini.(fin/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top