Dituding Selingkuh, Motor Dirampas


MALANG POST - Dua sejoli asal Bangil ini memang kompak. Sayang, kekompakan mereka dalam hal kejahatan. Mereka adalah Sri Rahayu, 25, warga Dusun Bekacak, Kelurahan Kolursari, Kecamatan Bangil dan Sugianto, 49, warga Dusun Pandean, Kelurahan Kiduldalem, Kecamatan Bangil.
Keduanya pun meringkuk ke dalam sel setelah memperdayai Rifky Arisandi, 25, warga Bangil. Kisah tipu-tipu yang dilakukan keduanya, bermula dari perkenalan antara Sri Rahayu dengan korban melalui jejaring sosial.
Pertemuan itu berlanjut saling keakraban hingga keduanya memutuskan untuk bertemu. “Tersangka SR (Sri) mengajak ketemuan korban di depan sebuah warung yang ada di Bekacak, Rabu (7/2) lalu,” kata Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Tinton Yudha Riambodo kepada wartawan.
Korban yang tidak curiga, mengiyakan ajakan tersangka. Hingga sampai di lokasi yang disepakati, ternyata tersangka tidak datang senditian. Ia bersama Sugianto, yang dikatakan adalah sebagai suaminya. Keduanya naik motor Honda Scoppy saat datang.
Dengan petantang-petenteng, Sugianto langsung marah-marah. Ia mengatakan, rumah tangganya rusak akibat korban. Korban pun merasa terpojok dengan tuduhan itu. Dengan dalih minta ganti rugi, Sugianto pun merampas motor yang dibawa korban. “Dia juga melakukan pemukulan dan pengancaman,” terangnya.
Sugianto lalu membawa motor milik korban. Korban pun yang merasa menjadi korban perampasan, melapor ke Mapolres Pasuruan. Petugas yang melakukan penyelidikan, berhasil menggerebek pasangan suami istri tak sah tersebut di Bekacak, Kelurahan Kolusari, Bangil. Motor yang dirampas, juga ikut disita.
“Kedua tersangka dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan,” ungkapnya. Mantan Kasatreskrim Polres Lumajang itu meminta masyarakat agar lebih berhati-hati saat kenalan di media sosial. Sebab, modus perselingkuhan sering dipakai para pelaku untuk memperdayai korbannya. (rb/mar) 

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...