Tembak Dua Residivis Pencurian


LUMAJANG - Dua residivis pencurian dengan pemberatan kembali beraksi dan berhasil dilumpuhkan oleh Tim Buser Satreskrim Polres Lumajang. Mereka adalah Slamet Holil, 42, dan Ahmad Suhadak, 28, keduanya warga Dusun Gadingsari, Desa Karanglo, Kecamatan Kunir, Lumajang.
Mereka terpaksa ditembak bagian kaki lantaran hendak melawan petugas. Informasi yang dihimpun ketika petugas berpatroli, mencurigai motor roda tiga melintas di Jalan antar Kecamatan Kunir dengan kecepatan tinggi.
Saat dihentikan oleh petugas, malah semakin mempercepat laju motor. Petugas yang curiga kemudian melakukan penghadangan di sejumlah titik jalan akan dilalui para pelaku ini, hingga tiba di kawasan persawahan.
Kedua orang menghentikan motor dan kabur. Kasatreskrim Polres Lumajang, AKP Roy Aquary mengatakan, beberapa anggotanya mencek isi kendaraan roda tiga itu dan melihat genset serta mesin pompa air yang diduga curian.
Seketika, para anggota reskrim ini melakukan pengejaran. “Sudah diberikan tembakan peringatan, namun mereka tetap kabur. Petugas pun melumpuhkan dengan timah panas,” terangnya kepada wartawan.
Dijelaskan dia, dua pelaku yang ditembak ini adalah residivis kasus pencurian. Tersangka Holil bahkan, sudah tiga kali keluar masuk penjara. “Mereka beraksi di wilayah selatan Lumajang,” paparnya.
Anggota, kata dia, juga menyita genset dan pompa air serta motor roda tiga yang digunakan untuk membawa barang curian. “Pengakuannya, motor itu hasil pinjaman. Namun tetap ikut dijadikan alat bukti,” tegas perwira ini.
Masih menurut Roy, selain melakukan pencurian pompa air dan genset, keduanya juga melakukan pencurian terhadap sapi milik wargam hingga sempat meresahkan masyarakat di daerah Kecamatan Kunir. (ls/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...