Pelaku Asusila Karangploso Diciduk

 
MALANG – Pelarian Ilham Husein alias Gundul, 19 tahun, dari kejaran polisi berakhir. Warga Desa Girimoyo, Kecamatan Karangploso, yang tinggal di Jalan Kertanegara, Singosari ini, akhir pekan lalu dibekuk Tim Buser Polres Malang. Polisi menangkapnya karena kasus dugaan asusila.
“Tersangka berhasil kami tangkap, setelah ada informasi kepulangannya. Sebelumnya kami telah mengeluarkan surat DPO untuk tersangka,” ujar Kanit UPPA Polres Malang, Iptu Sutiyo, SH, M.Hum.
Tersangka Gundul ini, namanya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak 2016 lalu. Ia dilaporkan oleh keluarga Bunga (nama samaran), 16, warga Kecamatan Karangploso, ke Polres Malang atas tuduhan asusila. Gundul lepas tanggungjawab, setelah menghamili Bunga.
“Ketika membuat pengaduan, kondisi Bunga telah hamil. Keluarga Bunga yang tidak terima anaknya menjadi korban asusila tersangka ini, melaporkan ke Polres Malang,” jelas Sutiyo.
Ceritanya, tersangka Ilham Husein alias Gundul dengan korban Bunga ini, sebelumnya berpacaran. Mereka saling mencintai setelah berkenalan. Dari hubungan asmara tersebut, tersangka mengajak korban melakukan hubungan intim.
Semula Bunga menolak. Namun tersangka terus merayu dan menjanjikan akan menikahi jika terjadi sesuatu. Atas bujuk rayu itu, Bunga pun terlena. Ia pasrah ketika Gundul mengajaknya berhubungan badan.
“Saya melakukan hubungan itu, sebanyak empat kali. Sekali di rumah orangtua di Desa Girimoyo, Karangploso dan lainnya kami lakukan di Vila Kota Batu,” tutur tersangka Gundul.
Dari hubungan terlarang tersebut, mengakibatkan Bunga hamil. Bunga pun lantas menagih janji dengan meminta pertanggungjawaban Gundul. Namun ternyata Gundul malah lepas tangan.
Tersangka memilih kabur, dengan alasan melanjutkan sekolah ke Maluku. Bunga pun yang merasa dibohongi lantas mengadu kepada orangtuanya. Karena tidak terima itulah, keluarga lalu melaporkan ke Polres Malang, hingga akhirnya Gundul ditangkap.
“Ketika kami tangkap, tersangka juga kedapatan membawa pil koplo jenis dobel L. Pengakuannya selain pemakai, tersangka juga mengedarkannya,” sambung Sutiyo, yang juga Kanit Tipidkor Satreskrim Polres Malang ini.(agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :