magista scarpe da calcio Berangkat Salat Subuh, Kakek Disambar Truk


Berangkat Salat Subuh, Kakek Disambar Truk

 
MALANG - Hati-hati saat menyeberang jalan. Jika tidak waspada, maka nasib Suwaji 70 tahun warga Jalan LA Sucipto 125 Kelurahan Pandanwangi, bisa terulang. Saat melintasi jalan LA Sucipto pukul 04.15 WIB pagi dini hari kemarin, ia disambar truk dari arah timur. Korban bermaksud menjalankan salat subuh di masjid Ar Rosul saat peristiwa nahas menimpanya.
Pria nahas ini sempat dilarikan  ke RSSA Malang namun akhirnya meninggal karena luka parah di bagian kepala. Dari keterangan yang dihimpun, Suwaji yang baru bangun, langsung mempersiapkan diri untuk salat subuh. Seperti biasa, dia berjalan di sisi selatan jalan untuk menuju masjid LA Sucipto.
"Dari keterangan saksi, korban sebelumnya sudah pernah menjadi korban kejadian tabrakan. Sehingga, sejak kejadian itu, korban trauma dan berupaya secepat mungkin saat menyeberang jalan raya," ungkap Kanit Laka Satlantas Polres Makota, Iptu Sutadi dikonfirmasi Malang Post pagi kemarin.
Saat melintasi jalan inilah, rupanya Suwaji yang sudah sepuh tidak menyadari ada truk N 8208 GF yang melintas dari arah timur. Sulkan 54 tahun warga Jalan Melati Kebonsari Tumpang supir truk, tidak pernah menduga akan ada seorang kakek-kakek yang muncul di depan kendaraan truk miliknya yang melaju dengan kecepatan sedang.
"Supir truk sendiri tidak waspada depan, serta kurang memperhatikan keselamatan pejalan kaki. Akibatnya dia kehilangan kendali dan tidak sempat menghindari korban. Tabrakan pun terjadi," sambung perwira dengan dua balok emas di pundaknya ini. 
Suwaji pun terpental akibat hantaman keras kendaraan. Dia terkapar di tengah jalan. Kepalanya terluka parah.
Darah pun mengucur di aspal. Sulkan menghentikan truknya di pinggir jalan. Tak lama, warga sekitar pun datang ke lokasi begitu mendengar suara hantaman keras. Unit Laka yang menerima laporan langsung meluncurkan anggota ke lokasi.
"Kita langsung amankan korban dulu, dia dikirim dengan ambulans ke RSSA Malang. Saat diketahui korban meninggal, kita mintakan visum dari petugas KM RSSA Malang," sambung perwira murah senyum itu.
Setelah mengamankan korban, para anggota Unit Laka langsung bergerak mengolah TKP serta melakukan identifikasi. Para saksi juga dimintai keterangan. Satu di antaranya adalah Yuliatin 34 tahun warga Jalan LA Sucipto 271 yang menjadi saksi mata peristiwa.
Sutadi menambahkan, supir truk saat ini masih dalam pemeriksaan penyidik Unit Laka. Barang bukti berupa truk juga diamankan di kantor Unit Laka Jalan Dr Cipto itu.
"Supir sedang disidik. Kami imbau kepada masyarakat, agar waspada dan hati-hati saat menyeberang. Minimal, toleh kanan dan kiri agar aman saat melintasi jalan raya," tutup Sutadi.(fin/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :