Masih Ada Pelaku yang Lain

 
MALANG – Dua pelaku jambret yang ditangkap ibu dan anak di kawasan Sidorejo, Kecamatan Pagelaran, sangat professional dan sering beraksi di berbagai kota. Hanya saja, polisi menemui jalan buntu ketika memeriksa keduanya. Yakni, Wahid Wahyudi, 34 dan Moch Malik, 43, keduanya warga Kabupaten Pasuruan. 
Mereka tetap bungkam atas aksi-aksi kejahatan yang pernah dilakukan dan hanya mengaku sekali saja beraksi di wilayah Kabupaten Malang.
“Kami sudah menginterogasi satu-persatu, namun keduanya masih tidak mau mengaku. Istilahnya mereka ini adalah kayu mati,” ujar Kanitreskrim Polsek Pagelaran, Aiptu I Ketut Agung.
Dari pengakuan tersangka Moch Malik, aksi jambret yang dilakukan baru dua kali saja. Itupun satu TKP lainnya berada di wilayah Kecamatan Sidoarjo. Sedangkan TKP Kabupaten Malang, hanya sekali saja di Desa Sidorejo, Pagelaran, yang kemudian ditangkap massa.
Ketut menambahkan, kedua tersangka jambret tersebut merupakan jaringan antar kota. Mereka biasanya beraksi secara berkelompok. Satu kelompok terdiri dua atau tiga orang. Sasarannya adalah wanita atau ibu-ibu yang sedang mengendarai sepeda motor.
“Masih ada pelaku lain yang kini masih kami buru, dan berdomisili di Pasuruan. Mereka ini merupakan jaringan antar kota. Hanya dimana saja aksinya, mereka masih tutup mulut,” ucapnya.
Selain menjambret, lanjut Ketut, kedua tersangka ini juga merupakan jaringan curanmor. Mereka keliling selain mencari sasaran menjambret, juga mencari sasaran motor yang ditinggal oleh pemiliknya. 
“Untuk mencuri motor, mereka tidak menggunakan kunci T, namun memakai alat obeng. Barang bukti obeng itu, kami temukan di dalam tasnya,” tuturnya.
Sekadar diketahui, ibu – anak warga Desa Sidorejo, Kecamatan Pagelaran, Rumini, 51 dan Isabella, 25, berhasil menggagalkan aksi jambret. Dua pelaku jambret berhasil dilumpuhkan oleh mereka, sebelum akhirnya dihakimi oleh massa. Kedua jambret itu adalah Wahid Wahyudi, 34, warga Desa/Kecamatan Purwosari, Pasuruan serta Moch Malik, 43, warga Dusun Semambung, Desa Capang, Purwodadi, Pasuruan.(agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :