magista scarpe da calcio September Menikah, November Selingkuh


September Menikah, November Selingkuh

 
MALANG – “Do you remember, the 21st night of September, Love was changing the minds of pretenders, While chasing the clouds away.” Petikan lagu September yang dipopulerkan oleh Earth Wind and Fire itu, rasanya menjadi dendang pahit bagi Amel, 20 tahun warga Blimbing. Walaupun lagu ini bernada riang dan groovy, hati Amel mungkin mellow dan baper saat kata September terdengar.
Dia menikah bulan September, lalu suaminya Ronald 22 tahun Kepanjen selingkuh di bulan November. Amel yang masih belia, mungkin menyesal menikahi Ronald yang terpaut hanya dua tahun darinya pada September 2015 lalu. Setelah menikah dan tinggal bersama mertua, Amel mulai melihat sifat buruk dari Ronald.
Selain keras kepala, Ronald belum bisa memprioritaskan istri dan keluarga yang dibangunnya. Amel, masih bisa bertoleransi dengan sifatnya ini. Namun, Amel naik pitam ketika Ronald belum bisa menghilangkan kebiasaan minum minuman kerasnya. Walaupun sudah berkeluarga, Ronald tak kunjung tobat.
Puncaknya, bulan November 2015, Amel seperti disambar petir di siang bolong saat mendengar pengakuan dari Ronald tentang adanya sosok wanita lain. Amel yang mengamuk, akhirnya meninggalkan rumah mertuanya, pada Januari 2016 dan tak pernah kembali lagi. Amel pulang ke rumah orangtuanya di Blimbing, dengan membawa hati yang sudah hancur berkeping-keping.
Setelah satu setengah tahun pisah ranjang, Amel akhirnya meminta dijatuhkan talak satu oleh hakim Pengadilan Agama Malang. Permintaan ini, dipenuhi oleh Drs Abdul Rouf MH, ketua majelis yang didampingi anggota Dra Nurlina dan Drs Umar D, serta panitera pengganti Dra Isnadiyah.
“Bahwa tergugat telah dipanggil secara resmi dan patut untuk menghadap di persidangan, tidak hadir. Mengabulkan gugatan penggugat dengan verstek, menjatuhkan talak satu ba’in sughro tergugat kepada penggugat,” tutur hakim PA Malang.(fin/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top