magista scarpe da calcio Peredaran SS di Malang Selatan Cukup Tinggi


Peredaran SS di Malang Selatan Cukup Tinggi

 
MALANG – Satuan Reskoba Polres Malang, tak memberi ruang gerak terhadap peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Malang. Polisi terus memburu para pengedarnya. Selama bulan Februari ini, ada lima kasus dengan tujuh tersangka yang berhasil diungkap.
“Semuanya adalah kasus sabu-sabu (SS). Empat tersangka merupakan pengedar, sedangkan tiga tersangka lainnya adalah pemakai dan kedapatan membawa SS,” ujar Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung.
Menurutnya, lima kasus narkotika tersebut, berhasil diungkap di empat TKP yang berbeda. Yakni dua kali di Kecamatan Ampelgading dengan empat tersangka. Lainnya adalah di Kecamatan Kepanjen, Sumbermanjing Wetan dan Gondanglegi, yang masing-masing satu tersangka.
“Ini menandakan bahwa peredaran narkotika di Malang Selatan masih sangat tinggi. Kami akan terus memberantas semua kasus narkotika di wilayah Kabupaten Malang,” tegasnya.
Ketujuh tersangka yang tertangkap adalah, Yulianto, 35, warga Desa Simojayan, Ampelgading dan Trianto alias Kotrik, 35, warga Dusun Krajan, Desa Tawangagung, Ampelgading. Mereka berdua ditangkap di sebuah rumah Desa Simojayan, Ampelgading, saat hendak pesta SS.
Kemudian Marhala, 40, warga Desa Sidorenggo, Ampelgading dan Holiman, 42, warga Sokobanah, Sampang. Keduanya dibekuk bersamaan di dalam rumah tersangka Marhala, ketika hendak pesta. Selanjutnya, Ali Ma’ruf, 32, warga Jalan Raya Pakisaji, ditangkap di sebuah warung kopi Stadion Kanjuruhan Kepanjen.
Lalu, Widy Suriyono, 32, warga Desa Harjokuncaran, Sumbermanjing Wetan. Ia dibekuk di rumah satunya di Desa Ringin KJembar, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Terakhir adalah Khoirul Anam alias Pesek, 36, warga Desa Sepanjang, Kecamatan Gondanglegi, yang dibekuk di dalam rumah Desa Karangasem, Gondanglegi.(agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top