Jual Tabung LPG, Dikira Pencuri

 
MALANG - Abdul Ghofur, 16 tahun, warga Kraksan, Probolinggo ditangkap warga di Jalan Raya Simandara, Jumat (28/7) malam. Ia diduga mencuri tabung LPG  di rumah kosong milik warga setempat. 
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 23.20 WIB. Malam itu, Ghofur memasuki rumah salah seorang warga dengan memanjat pagar dan mencungkil jendela menggunakan obeng. 
“Saya mendengar kalau ada maling LPG dari pesan grup Whatsapp warga sini. Betul kejadiannya tadi malam dan di rumah kosong milik warga. Yang punya tidak ada di rumah, saya tidak tahu kemana,” papar Sutran, 40 tahun, Ketua RT 10, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.
Berdasarkan laporan yang ia dapat, pelaku kedapatan mencuri ketika berusaha menjual tabung gas 3 kilogram di sebuah toko di Jalan Cucakrawun. 
“Warga yang punya toko curiga, ngapain dia jual LPG disini. Ketika ditanya, jawabannya ngelantur dan cenderung kebingungan. Akhirnya dilaporkan satpam dan anak itu ditangkap, ” papar dia kepada Malang Post.
Ketika ditangkap, tersangka mengaku menjual tabung untuk membeli makan. “Ngakunya dia buat beli makan. Sepertinya anaknya sedikit setres,” lanjut dia. 
Sementara itu, Kapolsek Pakis, AKP Hartono mengatakan memang benar anggotanya telah menangkap Ghofur. Namun, bocah tersebut tidak mencuri LPG, tetapi mecuri roti kadaluwarsa di rumah kosong. 
“Rumah itu dulunya adalah toko. Sudah sekitar satu tahun tidak dihuni. Bocah tersebut melompat pagar dan mencongkel jendela. Yang dicuri adalah roti kadaluwarsa,” terang Hartono kepada Malang Post.
Terkait tabung  LPG, Hartono menambahkan, ketika sedang makan roti kadaluwarsa, Ghofur sedang berada di sebelah LPG yang diduga adalah barang curiannya. 
“Tidak benar dia mencuri tabung. Dia ini kelaparan, pernah jadi siswa pondok, kemudian keluar. Ketika pulang, dia tidak diterima oleh keluarganya, akhirnya kembali ke Malang. Kemudian kembali ke Malang dan kelaparan,” jelas dia.
Dikatakan Hartono, kejadian tersebut tidak terbit laporan. Pihaknya akan melakukan pembinaan terhadap bocah naas ini. 
“Karena rumah tersebut tidak berpenghuni dan memang dia terbukti mengambil roti kadaluwarsa. Sementara ini, kami amankan dan akan lakukan pembinaan. Dia juga masih di bawah umur. Kami akan hubungi keluarga dan dikembalikan,” tandas dia.(mg16/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :