Tukang Parkir Curi HP LC


 
MALANG - DAS, 31 tahun, warga Kecamatan Blimbing, Kota Malang ditangkap polisi karena terbukti mencuri ponsel milik Lady Companion (LC) yang disewanya, Minggu (18/2), lalu. Peristiwa ini bermula saat ia bersama tiga orang temannya yang lain bersenang-senang di karaoke.
Mereka juga menyewa LC agar suasana semakin meriah. Ketika sedang asyik bernyayi, ponsel milik salah satu LC tersebut terjatuh. 
“Kemudian, LC tersebut kebingungan. Ia berusaha mencari dan bertanya tentang ponsel tersebut. Namun, tersangka dan teman-temannya mengaku tidak tahu,” terang Kaur Bin Ops (KBO) Reskrim Polres Malang Kota, Iptu Nurwasis.
Setelah selesai, tersangka dan teman-temannya meninggalkan tempat karaoke yang terletak di kawasan Kecamatan Lowokwaru tersebut. Kemudian, tersangka, LC dan teman-temannya makan malam di sebuah warung. 
“Ketika makan, LC tersebut kembali menanyakan ponselnya dimana. Reaksi mereka tetap sama, mengaku tidak tahu,” lanjut Nurwasis.
Karena kebingungan, LC tersebut langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Malang Kota. Sehingga, anggota kepolisian langsung melakukan penyelidikan. 
“Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata ponsel tersebut sudah dijual melalui online. Petugas kemudian berhasil menangkap pelaku dengan menyamar sebagai pembeli,” imbuh dia.
Ponsel tersebut dijual seharga Rp 1 juta oleh pelaku. Hasil penjualannya kemudian dipakai untuk membeli minuman keras. Hal tersebut dilakukan oleh tersangka atas inisiatif sendiri. Tersangka dikenakan pasal 362 dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. 
“Ketiga temannya tidak terlibat. Ketika ponsel LC tersebut terjatuh, tersangka melihat dan kemudian disembunyikan. Pelaku berhasil ditangkap ketika sedang bekerja sebagai tukang parkir tempat karaoke yang sama,” lanjut dia.
Pada kesempatan tersebut, Nurwasis menambahakan, sejauh ini, pihaknya tidak hanya melakukan patroli keliling saja. Namun, juga melalukan patroli cyber pada portal belanja melalui online.
“Dengan adanya patroli tersebut, kami bisa menyelidiki barang-barang yang ditawarkan masuk ke dalam daftar pencarian kami atau tidak. Sehingga, pelaku pencurian yang melakukan penjualan barang secara online bisa segera ditangkap,” tandas dia.(tea/jon)
 
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :