magista scarpe da calcio Besi Tenda Timpa Pemuda Ngaglik


Besi Tenda Timpa Pemuda Ngaglik


 
MALANG - Nasib apes dialami oleh Muhammad Tohir, 27, warga Jalan Ngaglik Gang 2 RT09 RW01 Kelurahan/Kecamatan Sukun. Sore kemarin, Tohir tertimpa besi tenda saat hujan deras. Akibatnya, leher dan tangan kirinya mengalami luka memar. 
Saat besi menimpanya, Tohir dalam posisi tertelungkup. Kepada Malang Post, Tohir bercerita bahwa kejadian berawal dari upaya panitia penyambutan pasangan Cawali Anton dan Cawawali Samsul (Asik) di kampung Ngaglik gang 2, Kamis (22/2) siang. 
“Siang pasang terop, sore tiba-tiba hujan deras, bahkan sampai hujan angin,” kata Tohir yang saat ditemui, masih dalam posisi tertelungkup sambil dipijat lehernya. Penyambutan Anton dan Samsul dihelat di dua tenda. 
Tenda utama, digunakan untuk tempat duduk para tamu sekaligus paslon tersebut. Sedangkan tenda satunya adalah untuk menutupi bedak serta orang-orang yang berjualan di sisi depan tenda utama. Bedanya, tenda bagi pedagang ini, terbuat dari terpal.
Sekitar pukul 15.00, hujan deras disertai angin mengguyur wilayah Sukun dan sekitarnya. Rupanya, air yang terlalu banyak, menggenang di atas terpal yang menutupi para pedagang. Tenda itu berdiri setinggi kurang lebih tiga meter.
Saat angin berhembus, tenda pedagang ini menunjukkan tanda-tanda akan roboh. Terutama, karena volume air yang terlalu banyak di atas terpal. Akhirnya, warga beramai-ramai memegangi tenda agar tidak ambrol.
“Saya menaiki tiang, lalu menahan terpal dan besi tenda agar tidak menimpa warga pedagang yang ada di bawahnya,” ungkap pemuda ini.
Seluruh warga dan pedagang, menghindari area yang tertutup oleh tenda. Tapi, Tohir telat turun saat tenda ambruk. Tohir pun terjatuh dengan posisi tertelungkup. Lehernya lalu tertimpa besi tenda. Dia sampai pingsan karena benturan keras di lehernya. (fin/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

Copyright © 2018 Malang Pos Cemerlang Goto Top