Gelar Razia di Jalanan, Amankan Orang Gila

 
MALANG – Polres Malang Kota (Makota) menggelar operasi gabungan bersama Satpol PP Kota Malang untuk menanggulangi isu orang gila yang menyerang ulama. Kemarin siang, 25 personel di bawah pimpinan Kasat Binmas AKP Nunung Anggraeni berkeliling Kota Malang, dan mengangkut orang yang diduga gila untuk diamankan di rumah penampungan Dinsos Kota Malang.
Kabag Ops Polres Makota, Kompol Dodot Dwianto menyebut, operasi ini merupakan aksi preventif untuk menghindari upaya oknum yang ingin memperkeruh suasana di Kota Malang. “Ini adalah aksi preventif dan antisipasi, untuk mengamankan orang-orang di jalan yang diduga gila,” kata Dodot kepada wartawan sebelum operasi dimulai.
Setelah apel, rombongan opsgab bergerak dari mako Polres Makota dan menyusuri jalan-jalan utama. Tak lama, rombongan berhenti lalu mengangkut seorang yang diduga gila di Jalan JA Suprapto. Dia tampak tertidur di pinggir jalan, dan diangkut ke mobil tahanan Polres Makota. Polisi menempatkan orang diduga gila di dalam mobil tahanan, untuk menghindari aksi yang tak terduga.
Aksi yang diantisipasi oleh polisi, misalnya saja, melompat dari atas kendaraan, apabila orang diduga gila itu hanya ditaruh di dalam truk terbuka yang biasa dipakai Satpol PP dan pasukan Sabhara Polres Makota.
Setelah itu, tim opsgab bergerak hingga ke Balearjosari flyover dan putar balik. Seorang diduga gila, diangkut dari taman Ken Dedes. Tim opsgab, bergerak lagi menyisir Jalan Panji Suroso dan Plaosan lalu mengambil beberapa orang yang diduga gila. 
“Baunya luar biasa bro,” ungkap salah satu petugas Satpol PP, yang menceritakan kondisi bau tubuh orang diduga gila yang seperti tidak mandi berminggu-minggu.
Tak lama, tim opsgab tiba di perempatan Jalan LA Sucipto. Rombongan opsgab, berbelok ke kanan arah PDAM lama, lalu berhenti di dekat rel kereta api dekat Stasiun Blimbing. Di sini, tim opsgab mengamankan seorang diduga gila yang sedang berkeliaran di pinggir rel. Namun, dia meronta-ronta saat dibawa polisi dan satpol ke dalam mobil.
Dia bahkan sempat berteriak-teriak di pintu mobil, sembari memegangi pintu. Setelah mengoperasi orang diduga gila di Blimbing, tim opsgab bergerak ke Jalan Borobudur, Jalan Sukarno Hatta, Jalan Oro-Oro Dowo, sebelum akhirnya menuju Sukun.
Razia ini, tidak hanya mencegah ada oknum yang berupaya mengatur orang diduga gila untuk membuat aksi yang merugikan kondusivitas Kota Malang. Para orang diduga gila, diamankan untuk menghindarkan mereka dari amuk massa yang terprovokasi isu ini. 
“Ada 8 orang yang terjaring razia, diserahkan ke Dinsos Kota Malang di rumah penampungan Sukun. Mereka akan diperiksa Dinkes Kota Malang,” tutur Kasubbag Humas Polres Makota, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni. (fin/big/dan/ary)

Berita Lainnya :

loading...