Pembunuhan Donomulyo, Dilimpahkan ke Kejari

 
MALANG – Ingat dengan kasus pembunuhan sadis, yang dilakukan Nadia Fegi Madona, 18, warga Dusun Umbulsari, Desa Kalisari, Kalipare, terhadap Fenna Selinda Rismawati, 16, warga Desa Mentaraman, Donomulyo. Kasusnya tak lama lagi memasuki babak baru. Penyidik UPPA Polres Malang, Senin depan akan melimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepanjen.
“Kalau berkasnya sudah rampung semua, minggu depan akan kami limpahkan lagi ke Kejaksaan,” ujar Kasatreskrim Polres Malang, AKP Adrian Wimbarda.
Menurutnya, sebelumnya berkas pembunuhan dengan tersangka Nadia, sudah dilimpahkan ke Kejari Kepanjen. Namun kemudian oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), berkas dikembalikan lagi (P19). Jaksa meminta penyidik untuk melengkapinya, dengan menggelar rekonstruksi. 
“Petunjuk Jaksa untuk melakukan rekonstruksi sudah kami gelar. Hasil gelar perkara tersebut, untuk melengkapi berkas yang kemudian segera dilimpahkan lagi ke JPU,” jelasnya.
Adegan rekonstruksi pembunuhan digelar pada akhir Januari 2018 lalu. Ada 23 adegan yang diperagakan Nadia. Mulai dari tersangka menjemput korban di rumahnya, hingga terjadi pembunuhan di area hutan dekat pintu masuk Pantai Ngliyep.
Selama menjalankan adegan reka ulang, Nadia cukup tenang. Ia sama sekali tidak terlihat gelisah. Bahkan, Nadia sama sekali tidak terbayang dengan wajah korban, Fenna Selinda Rismawati.
Sementara, peristiwa pembunuhan tersebut terjadi Jumat 29 Desember 2017 lalu. Berawal dari permasalahan bedak yang dibeli korban pada tersangka. Karena ada salah satu segel yang terbuka, hingga korban komplain dan terjadi pertengkaran yang akhirnya berujung pembunuhan.
Usai membunuh, Nadia sempat kabur ke rumah saudara dan kekasihnya. Namun tak sampai lama, polisi berhasil menangkapnya. Nadia mengelak pembunuhan itu direncanakan. Tetapi karena spontan, lantaran dia yang terlebih dahulu diserang oleh korban.(agp/jon)

Berita Lainnya :

loading...