WNA Jepang Kecopetan di Halaman Matos

 
MALANG – Kasus pencopetan di tengah keramaian masih kerapkali terjadi di Kota Malang. Bahkan, korbannya kali ini adalah ekspatriat asal Jepang. Kikuchi Motoyo, wanita 36 tahun warga negara Jepang, dicopet saat berada di tengah kerumunan.
Hape Oppo F5 Youth miliknya, tiba-tiba raib dari dalam tas selempangnya. Dari keterangan yang dihimpun, pada 16 Februari lalu, Kikuchi sedang bersama anaknya di halaman depan Matos sembari melihat pertunjukan barongsai.  Sekitar pukul 09.00 WIB, dia berada di antara kerumunan orang yang sangat ramai menyaksikan pertunjukan barongsai untuk perayaan imlek. Selama kurang lebih satu jam, Kikuchi bersama anaknya menikmati suasana keramaian acara di halaman depan Matos.
Setelah puas menonton, Kikuchi hendak pulang. Dia juga langsung merogoh tas yang sudah diselempangkannya sejak datang ke lokasi. Tapi, wajah wanita asal Ono Michi Hiroshima itu berubah saat tangannya masuk ke dalam tas selempang bahu miliknya.
Warga Jalan Kanjuruhan RT 02 RW 03 Tlogomas itu kaget melihat tasnya yang sudah terbuka. Saat itulah, Kikuchi langsung dirundung firasat buruk. Benar saja, saat dia menggeledah tas miliknya sendiri, hape Oppo F5 Youth tipe CPH 1725 sudah raib.
Kikuchi yang panik pun, berupaya mencari pertolongan. Akhirnya, dia menuju kantor Polres Makota, untuk menyampaikan laporan dugaan pencopetan. Laporannya diterima oleh SPKT Polres Makota pada pukul 11.40 WIB, dengan TKP Jalan Veteran.
Dia mengaku mengalami kerugian Rp 3,9 juta, sesuai dengan harga hape saat kali pertama dia beli. Kasubbag Humas Polres Makota, Ipda Ni Made Seruni membenarkan adanya laporan masuk terkait pencopetan.
“Unsurnya masuk 362 KUHP,” ungkap Marhaeni kepada Malang Post.
Saat ini, polisi masih menangani kasus ini, dan melakukan penyelidikan. Marhaeni sendiri meminta warga masyarakat, agar tidak lengah saat membawa barang bawaan. Terutama, saat berada di tengah kerumunan warga.
“Jangan sampai barang bawaan lepas dari pengawasan, harus hati-hati, agar tidak sampai jadi korban kejahatan,” tutupnya.(fin/jon) 

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...