Trailer Nabrak Warung

 
MALANG - Pengendara di kawasan Jalan A Yani kemarin siang gempar. Pasalnya, truk trailer L 9179 UV, tiba-tiba berjalan sendiri. Beruntung kondisi jalan sepi karena bersamaan hujan deras. Truk bermuatan kayu ini, melaju tanpa sopir ketika diparkir di halaman pabrik pengolahan kayu PT Octa. Truk baru berhenti setelah menabrak dua motor dan warung kopi di seberang jalan.
Untungnya kejadian tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa ataupun luka. Kondisi warung saat itu sedang tutup. Keberadaan dua sepeda motor Honda Beat juga sedang terparkir.
“Kebetulan saat truk melaju, kondisi jalan raya sedang sepi, tidak ada kendaraan yang melintas. Sepeda motor yang ditabrak, satu milik saya dan satu lagi milik orang. Tetapi tidak sampai rusak parah,” ungkap M Septian, anak pemilik warung bakso solo, yang bersebelahan dengan warung kopi.
Septian mengatakan, posisinya waktu itu ada di warung bakso. Ia kaget ketika melihat truk tiba-tiba jalan sendiri, usai menabrak pintu gerbang pabrik.
“Tadi sopirnya sempat berlari mengejar, namun mobil sudah terlanjur melaju,” ujarnya.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.30. Kondisi wilayah Kecamatan Kepanjen, saat itu sedang hujan deras. Sebelum kecelakaan, truk trailer yang dikemudikan oleh Hadi Faiun, warga Jombang itu, tiba di pabrik pengolahan kayu PT Octa, pada Kamis (22/2) malam pukul 23.00.
Truk trailer itu bermuatan kayu dari Surabaya, untuk dikirim ke PT Octa.
“Setibanya truk langsung saya parkir di halaman pabrik dengan menghadap ke barat,” tutur Hadi Faiun, kepada Malang Post.
Setelah posisi terparkir dengan kondisi sudah dihandrem dan roda sudah diganjal dengan kayu (kek), oleh Hadi ditinggal tidur di dalam truk, sembari menunggu antrean bongkar muatan. Selama semalam, truk sama sekali tidak ada kendala apa-apa. Posisinya tetap sama seperti semula.
Jumat siang, ketika jam istirahat pekerja pabrik, Hadi pindah tidur di dekat pos satpam. Kendaraan truk tetap sama seperti sebelumnya. Namun tak lama kemudian, tiba-tiba truk berjalan dengan sendirinya.
Truk melaju ke depan menabrak pintu gerbang pabrik. Kemudian truk terus melaju ke barat, menyeberang jalan raya hingga menabrak dua motor yang parkir. Truk baru berhenti setelah menabrak warung kopi yang ada di seberang jalan. 
“Saya sendiri juga heran dengan kejadian ini. Karena sebelumnya truk sudah saya handrem dan roda sudah saya ganjal. Anehnya kok bisa jalan sendiri,” ucap Hadi.
Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas dari dua arah sempat tertutup. Untuk menghindari kemacetan kendaraan panjang, petugas mengalihkan kendaraan yang dari arah utara dibelokkan lewat simpang tiga Bagong. Sedangkan dari selatan diarahkan lewat perkampungan.(agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :