Resdivis Kambuhan Curi 60 Motor

 
MALANG - Pelaku pencurian kendaraan bermotor di wilayah Malang Raya, berhasil ditangkap Polsek Sukun. Penangkapan ini merupakan mengembangkan kasus curanmor di Jalan Candi 3, Kelurahan Karangbesuki beberapa hari lalu. 
Setelah membekuk Muhammad Fajar alias Joni 22 tahun warga Jalan Raya Sawojajar gang 15, Kedungkandang, Reskrim Polsek Sukun berhasil mengungkap satu lagi pelaku. Yakni, Muhammad Nur, 18 tahun, warga Jalan Gadang gang 21C. 
Muhammad Nur ditangkap Polsek Sukun pada Kamis dini hari lalu, saat berada di sebuah warnet Jalan Raya Gadang. Dari keterangan yang diperoleh, M Nur merupakan otak pencurian motor.Sedangkan, komplotannya adalah Joni, pencuri motor Yamaha Mio N 6649 CG milik Samsul, 29 tahun di teras rumah pada Jumat 16 Februari lalu, pukul 23.20 WIB. Keduanya sempat menuntun motor tersebut. Namun, aksi mereka ketahuan warga. 
M Nur yang panik, kabur begitu saja dan menyelamatkan dirinya sendiri. Sedangkan, Joni ditinggal di perkampungan ini dan menjadi bulan-bulanan massa. Joni dihajar hingga babak belur sebelum diamankan oleh Polsek Sukun dari amuk warga.
Dari Joni yang ditinggal kabur oleh temannya inilah, Polsek Sukun mendapatkan nama M Nur. Polisi, melacak jejaknya hingga ke sebuah warnet di Jalan Raya Gadang. M Nur kedapatan sedang asyik bermain warnet, sembari menawarkan sebuah motor Suzuki FU hasil curiannya lewat Facebook.
Motor ini, merupakan hasil curian dari Jalan Ir Rais Kelurahan Tanjungrejo. M Nur tidak menyangka polisi bisa melacaknya hingga ke warnet. Saat dibekuk, M Nur hanya bisa lemas dan pasrah. Dia manut saja ketika digelandang ke markas Polsek Sukun untuk dimintai keterangan oleh penyidik.
“Kami mengamankan pelaku di sebuah warnet, dia sedang berupaya menjual motor curiannya melalui media sosial. Pelaku sudah diamankan ke Mapolsek Sukun. Dia sudah pernah ditahan karena kasus curanmor, tapi saat masih usia di bawah umur, kena satu tahun dua bulan,” kata Kapolsek Sukun Kompol Anang Tri Hananta SH kepada wartawan di Mapolsek Sukun, Jumat (23/2) sore.
Awalnya, Joni yang disidik terpisah mengaku baru kali pertama mencuri motor. Namun, karena polisi sudah menemukan bukti transaksi online kendaraan curian di Facebook, Joni yang dipertemukan dengan M Nur, tak bisa lagi berbohong kepada petugas. Hasil penyidikan sementara, M Nur adalah eksekutor pencurian.
Dia mengaku telah melakukan pencurian sekitar 60 kali di kawasan Malang Raya. TKP mereka tersebar di wilayah Sukun, Blimbing, Lowokwaru, Kedungkandang dan Kabupaten Malang. 
“Dia mengaku mencuri di 60 TKP, dan paling banyak ada di Lowokwaru. Dia dijerat dengan pasal 363 KUHP, tentang pencurian pemberatan. Penyidikan masih berlanjut, karena ada komplotan lain yang masih diburu,” tutur Anang dikonfirmasi kemarin.(fin/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :