Bea Cukai Sita 1.200 Miras Ilegal

 
MALANG – Bea Cukai Malang menggelar operasi minuman mengandung etil alkohol ilegal. Pekan lalu, tim Bea Cukai Malang, menggerebek sebuah kios di kawasan Sukun. Dari hasil operasi, Bea Cukai Malang menyita sebanyak 1200 botol minuman keras ilegal. 
Penggerebekan dilakukan malam hari, pukul 23.00. Kepala Bea Cukai Malang, Rudy Hery Kurniawan menyatakan, penindakan ini, merupakan upaya mencegah kerugian negara. Dari keterangan yang dihimpun, operasi ini berawal dari adanya informasi masyarakat soal peredaran miras di kawasan Sukun.
Setelah menerima informasi ini, Bea Cukai Malang mengirim penyidik PNS untuk melakukan pendalaman lebih lanjut di kawasan tersebut. Akhirnya penyidik PNS menemukan bahwa ada sebuah kios yang dicurigai menjadi tempat penjualan miras tanpa cukai ini. 
Akhirnya, Rabu 21 Februari lalu, Bea Cukai Malang melakukan penggerebekan di kios tersebut. Dari hasil pemeriksaan, Bea Cukai Malang menemukan beberapa botol minuman mengandung etil alkohol (MMEA) tanpa dilekati pita cukai. 
Saat pemilik kios, berinisial M, diinterogasi, dia tidak bisa menunjukkan izin usaha di bidang cukai, yakni NPPBKC. Sehingga, petugas operasi Bea Cukai Malang, terus menggali keterangan dari pemilik kios.
Dia mengaku memiliki stok minuman ilegal tanpa cukai yang terletak tak jauh dari kios tersebut. Petugas Bea Cukai Malang yang mendatangi kediaman tersebut, menemukan sekitar 1200-an botol minuman keras ilegal. Petugas Bea Cukai Malang, langsung menyita barang bukti tersebut.
Pemilik kios, dibawa ke kantor Bea Cukai Malang untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Dari hasil operasi ini, Bea Cukai Malang bisa menghindari potensi kerugian negara sebesar Rp 37 juta.  
“Kami tidak akan lengah  dan akan selalu meningkatkan pengawasan terhadap peredaran barang ilegal di wilayah Malang Raya serta  diharapkan seluruh masyarakat agar mendukung  upaya kami dalam memberantas peredaran barang ilegal,” papar Rudy. (fin/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...