Kecelakaan Maut Bululawang, Pasutri dan Kernet Tewas di Tempat


MALANG - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Sudimoro, Bululawang antara pick up dan motor beat, semalam. Tiga orang meninggal dunia di lokasi kejadian. Satu korban tewas adalah kernet pick up, dua lainnya adalah pasangan suami istri (pasutri). Sedangkan satu lagi, sopir dalam kondisi kritis sampai berita ini diturunkan.
"Anggota masih di lokasi kejadian untuk olah TKP dan mengumpulkan data," ungkap Kaposlaka Lantas Bululawang, Iptu RM. Ganeth .
Data yang diperoleh Malang Post, pasangan suami istri yang meninggal dunia adalah Kasianto, 52 dan istrinya Suliyah, warga Desa Pamotan, Kecamatan Dampit. Keduanya berboncengan sepeda motor Honda Beat N 5559 IY. Sedangkan satu korban meninggal dunia, adalah kernet mobil pick up Grand Max N 9579 GD.
"Untuk identitas kernetnya masih kami data ulang, karena ada dua identitas. Yakni untuk SIM A, bernama Maulana Maliki, sedangkan KTP-nya Herman Satrio. Alamatnya sama Sumberkradenan, Kecamatan Pakis," ungkap salah satu anggota Laka Lantas.
Sementara untuk satu korban yang masih kritis adalah sopir pick up. "Identitasnya masih dikonfirmasi oleh anggota. Karena langsung dilarikan ke RS Bokor Turen," sambung Ganeth.
Informasi yang diperoleh dari masyarakat sekitar, kejadian kecelakaan terjadi pukul 21.00. Berawal dari kendaraan pick up bermuatan pepaya, melaju dengan kecepatan tinggi dari arah timur ke barat (Turen - Malang). Ketika di lokasi kejadian, tiba-tiba mobil oleng ke kanan.
Bersamaan dengan itu, dari arah berlawanan melaju motor Honda Beat yang dikendarai oleh Kasianto dan istrinya. Karena jarak cukup dekat dan tidak bisa menghindari, akhirnya terjadi tabrakan. Kedua pengendara motor langsung terpental dan tewas di lokasi dengan luka di kepala.

Sementara mobil, usai menabrak langsung oleng dan terbalik. Kernet tewas  di lokasi kejadian, sedangkan sopirnya kritis. "Pengendara motor itu, baru keluar dari gang langsung belok kiri ke arah timur, tiba-tiba langsung ditabrak. Sepertinya mereka suami istri dan habis pulang kondangan," jelas Ismail, salah satu warga.
Mengetahui kecelakaan, warga lantas berdatangan. Mereka kemudian menolong korban kritis dengan melarikan ke RS Bokor Turen. Sedangkan sebagian warga lainnya melaporkan ke Pos Laka Lantas Bululawang. Hingga pukul 22.30, proses evakuasi masih berlangsung. Arus kendaraan dari dua arah sempat macet.(agp/fir/ary)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...