Usir Christea, Segel Kantor PGRI


MALANG - Suasana tegang menyelimuti kampus Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama), pagi kemarin. Puluhan dosen, karyawan dan perwakilan anggota PGRI Malang Raya, menyegel dua ruang kerja Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi (PPLP PT) PGRI Unikama. Tidak hanya itu saja, mereka yang mengenakan seragam PGRI, melakukan unjuk rasa.
Isinya, menolak pengangkatan Prof. Dr. HM Tauchid Noor, sebagai Pj Rektor Unikama. Salah satunya dengan membentangkan banner ukuran 10 x 3 meter yang bertuliskan “Sivitas Akademika Universitas Kanjuruhan Malang menolak tegas adanya dualisme kepemimpinan rektor di Unikama”.
Suasana panas makin terasa ketika Christea Frisdiantara, yang mengklaim sebagai Ketua PPLP-PT PGRI Unikama baru, hendak memasuki gedung. Dia langsung diusir dan didorong-dorong agar tidak masuk ke dalam gedung. Mantan anggota DPRD Kota Malang ini, juga sempat bersitegang dengan Wakil Rektor III Unikama, Dr. Joice Soraya, M.Hum.
Dengan setengah emosi, ia pun pergi sendirian dari kampus. “Saya laporkan permasalahan ini ke polisi. PGRI kok menguasai kampus. Apalagi sampai digembok dan disegel,” katanya kepada wartawan.  “Saya sempat disoraki kalau ini bukan kampusnya Christea. Lalu apa bedanya dengan preman? Apa kewenangan mereka?,” tambahnya.
Dia kembali menjelaskan, meski menggunakan nama PPLP-PT PGRI, namun tidak ada hubungan hukum dengan PGRI. “Itu hanya sekadar nama. Dulu memang pendirinya orang-orang PGRI. Sekarang contohnya seperti bakmi Gajah Mada. Apa itu milik Universitas Gadjah Mada?,” tegas dia.

Berita Lainnya :

loading...