Maling Motor Terekam CCTV


MALANG – Aksi pencurian di siang bolong masih terjadi. Lihat saja, pencuri berhelm dan berpakaian hitam, terekam CCTV dealer Honda Mandalasena Jalan Letjen Sutoyo. Secara diam-diam dua maling ini menggondol sebuah Honda Beat N 3027 HHA. Korbannya, adalah sales Honda Mandalasena, Danang Efendi 27 tahun, warga desa Talangsuko, Kecamatan Turen.
Danang yang dikonfirmasi Malang Post siang kemarin membenarkan bahwa motor miliknya dicuri maling, pada Senin 26 Februari 2018 lalu.
“Saya baru datang dari Turen, ketemu dengan user calon pembeli mobil. Sekitar pukul 09.20. Akhirnya saya masuk ke dalam dealer untuk melayani calon pembeli,”kata Danang.
Setelah memarkirkan motornya di pelataran parkir dealer, tepat di dekat pinggir jalan, Danang mengunci sepeda motor seperti biasa. Tanpa ada rasa curiga, Danang pun masuk ke dalam dealer dan berbincang dengan usernya. Tiba-tiba saja, 10 menit kemudian, seorang pria berbaju hitam mengenakan helm mendatangi halaman parkir.
Dari rekaman CCTV yang dibagikan oleh akun Facebook bernama Rizky Al Fajr mulai 26 Februari lalu, tampak pria tersebut, mondar-mandir di dekat motor milik Danang. Yakni, Honda Beat dengan warna hitam pelet kuning. Sesaat kemudian, pria berbaju hitam ini berupaya mendekati motor.
Tapi, ada seorang pria pejalan kaki berbaju putih yang lewat sehingga pelaku pura-pura melihat-lihat. Begitu pria berbaju putih ini lewat, pelaku kembali mendekati motor Danang. Dengan cepat, dia memasukkan sebuah benda seperti kunci, lalu menaiki motor dan kabur ke arah utara.
Seorang pria tampak bergerak ke arah pengendara motor tapi berhenti di depan dealer. Menurut Danang, motor tersebut digunakan untuk keperluan sehari-hari. “Motor ini tanpa tempelan, orisinil, keluaran tahun 2014. Biasanya saya pakai motor ini untuk PP Talangsuko Malang Kota. Mohon warga yang melihat, segera lapor polisi,”ujar Danang.
Dia sudah melaporkan kejadian ini ke Polres Makota. Kasubbag Humas Polres Makota, Ipda Ni Made Seruni menyebut pihak kepolisian bakal menyelidiki hilangnya motor ini. “Kita akan ambil barang bukti berupa CCTV, lalu mendalami penyelidikan tentang kejadian ini,” tutup Marhaeni.(fin/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :