Karena Masalah Ekonomi

 
BERBAGAI persoalan yang muncul dalam rumah tangga, menjadi salah satu penyebab terjadinya perceraian. Salah satunya seperti masalah rumah tangga Ronald dan Amel, warga Kecamatan Pagelaran. Hanya karena masalah ekonomi, Amel menggugat cerai Ronald di Pengadilan Agama (PA) Kepanjen. 
Ronald pun yang tidak terima dengan gugatan cerai tersebut, mencoba mempertahankan keutuhan rumah tangganya. Melalui pengacaranya Agus Salim Ghozali, SH, berharap agar gugatan cerai yang diajukan oleh Amel bisa dibatalkan. 
Alasannya pertama karena Ronald masih sayang dan mencintai Amel. Ia tidak ingin hubungan rumah tangganya kandas di tengah jalan, mengingat anaknya masih kecil. Kedua karena alasan gugatan cerai yang disampaikan Amel, tidak masuk akal hanya karena masalah ekonomi. 
"Proses sidangnya masih berjalan. Baru dua kali sidang dengan agenda jawaban. Klien saya berharap gugatan cerainya bisa dibatalkan," ujar Agus Salim Ghozali, SH, pengacara Ronald. 
Ronald dan Amel, menikah sekitar 13 tahun lalu. Buah perkawinannya, mereka dikaruniai seorang anak yang kini berusia 11 tahun. Selama ini, mereka memang hidup sederhana jauh dari serba kecukupan. 
Sempat mencoba membuka usaha dengan modal utangan, namun mereka gagal. Akibatnya mereka pun terlilit oleh hutang. Untuk bisa melunasinya, keduanya sepakat untuk sama-sama merantau ke luar negeri dengan menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI). 
Tetapi karena terbentur dengan biaya, Ronald gagal berangkat. Hanya Amel saja yang akhirnya bekerja sebagai perantauan. Setahun berjalan tidak ada kendala.Namun begitu sudah dua tahun bekerja, tanpa sebab yang jelas Amel justru mengajukan gugatan cerai ke PA Kepanjen. Alasannya karena masalah ekonomi. Kedua sudah tidak ada kecocokan, karena mereka sering bertengkar. 
"Padahal selama ini, antara Ronald dan Amel tidak pernah bertengkar. Kalau masalah ekonomi memang iya," tutur Agus Salim Ghozali.(agp/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...