Polisi Belum Tetapkan Tersangka Laka Maut Sudimoro

 
MALANG - Polisi belum menentukan tersangka terkait kasus kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Sudimoro, Kecamatan Bululawang, Minggu malam lalu. Unit Laka Lantas Polres Malang, masih menunggu pemeriksaan sopir mobil pikap N 9579 GD. Pasalnya hingga kemarin, pengemudi mobil, Maulana Maliki, 20, warga Desa Sumberkradenan, Pakis masih menjalani perawatan intensif. 
Kanitlaka Lantas Polres Malang, Iptu Yoyok Supandi, mengatakan masih menyelidiki kasus kecelakaan tersebut. Polisi masih meminta keterangan beberapa orang saksi di lokasi kejadian. Termasuk memperdalam hasil olah TKP kecelakaan. 
"Belum ada penetapan tersangka. Kami masih menyelidiki dan mendalami kasusnya," ujar Yoyok Supandi. 
Menurutnya, sejauh ini baru saksi-saksi warga saja yang sudah dimintai keterangan. Sedangkan saksi pengemudi mobil, masih belum dimintai keterangan. Pasalnya hingga kemarin, kondisinya belum stabil. Maulana Maliki masih menjalani perawatan akibat patah tulang punggung. 
"Penetapan tersangka nanti setelah pemeriksaan saksi lengkap. Sebab untuk menentukan tersangka, berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah TKP," tuturnya. 
Sebelumnya, Kasat Lantas Polres Malang, AKP M. Probandono Bobby Danuardi, mengatakan bahwa penyebab kecelakaan karena human error. Mobil pikap yang melaju kencang tiba-tiba hilang kendali, kemudian oleng ke kanan dan menabrak sepeda motor Honda Beat dari arah berlawanan, hingga akhirnya mobil terbalik. 
Sekadar diketahui, kecelakaan maut melibatkan mobil pikap dan sepeda motor Honda Beat terjadi di Jalan Raya Sudimoro, Bululawang, Minggu malam. Tiga orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Yakni pasangan suami istri, Kasianto dan Lusiyah, warga Dusun Bangsri, Desa Pamotan, Dampit. 
Pasutri itu adalah pengendara sepeda motor Honda Beat N 5559 IY. Sedangkan satu korban tewas adalah kernet mobil pikap yakni, Herman Satrio, warga Desa Sumberkradenan, Pakis. Pengemudi mobil pikap , Maulana Maliki yang mengalami patah tulang dilarikan ke RS Bokor Turen.(agp/jon)

Berita Lainnya :

loading...