Kepergok Saat Curi Laptop, Pemuda Asal Dampit Dihajar Massa

 
MALANG - Warga Jalan Teluk Pelabuhan Ratu, Kelurahan Balearjosari, Blimbing, Kota Malang mendadak geger, Selasa (27/2) malam. Salah seorang warga yang bernama Ninik,  kehilangan laptop di rumahnya. Tak berselang lama, warga sekitar berhasil menangkap pelaku untuk kemudian diamankan oleh pihak kepolisian. 
Ketua RT 02, Budi Ismulyanto menjelaskan, pelaku berinisial M, 17, warga Dampit, Kabupaten Malang ini  mencuri laptop merk Lenovo di rumah Ninik sekitar pukul 11.30 WIB. Sebelum melakukan pencurian, gerak-gerik pelaku sebelumnya sudah terlihat oleh warga. Bahkan, warga sempat menanyakan tujuan M berada di lingkungan.
"Ketika itu, dia bilang sedang menunggu temannya karena mau ke warnet," ujar Budi.
Ketika diperhatikan oleh warga, gelagat M semakin terlihat aneh. Ia sempat berlari di samping tembok rumah korban.  Ternyata, saat itu ia bersiap-siap melompat ke dalam rumah melewati pagar. 
"Sekitar pukul 12 siang, pemilik rumah datang dan melihat kamarnya berantakan. Jendela depan rusak. Diketahui juga laptop sudah merk Lenovo sudah hilang," jelas dia. 
Korban pun melaporkan kejadian tersebut kepada Budi. Kemudian, ia langsung bergerak cepat meninjau lokasi. 
"Kemudian saya mendapat informasi kalau seorang warga melihat tingkah laku M dan mengatakan akan ke warnet," kata dia. 
Berdasarkan informasi tersebut, warga mencari warnet tempat M berada. Ia ditemukan di Warnet Duta di kawasan Jalan Raden Intan. Pada saat diamankan, barang bukti laptop Lenovo tidak dibawa. M mengaku kalau barang curiannya ditaruh di tempat service laptop. 
"Barang bukti sudah di tangan orang lain. Ia mengaku laptopnya sedang di tempat service," beber dia. 
Ketika ketahuan warga, M sempat dibawa ke TKP. Ia sempat menjadi bulan-bulanan massa. Kemudian, Budi memanggil pihak kepolisian dari Polsek Blimbing dan pelaku langsung digelandang. Sementara itu, Kapolsek Blimbing, Kompol Slamet Riyadi mengatakan kalau M sudah diamankan di Mapolsek Blimbing.
"Saat ini tengah kami proses lidik," ujar dia. 
Dia menuturkan, pelaku melakukan pencurian dengan memanjat dinding. Kemudian, setelah berhasil memanjat, pelaku menemukan sebilah senjata di bawah kulkas yang terletak di luar runah.
"Kemudian, senjata tersebut dibuat untuk mencongkel jendela. Setelah itu, pelaku masuk dan mengambil laptop," ujar dia. 
Kompol Slamet Riyadi menambahkan, M merupakan anak putus sekolah dikenai pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun. 
"Karena pelaku masih di bawah umur,  berkasnya kami limpahkan ke Unit PPA Polres Malang Kota," tandas dia.(tea/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...