Sakit Tak Sembuh, Bunuh Diri


 
MALANG - Masyarakat Kampung Tempehan, Dusun Krajan, Desa Tirtomarto, Ampelgading, Rabu (28/2) malam gempar dengan menghilangnya Suyadi, warga sekitar. Pria berusia 58 tahun tersebut, tidak diketahui rimbanya sejak siang hari. 
Setelah dilakukan pencarian, tubuhnya ditemukan di dasar sumur sudah dalam kondisi meninggal. Kuat dugaan, meninggalnya korban ini karena bunuh diri. Suyadi nekat menceburkan diri ke dalam sumur, lantaran tak kuat menahan sakit. 
Ia mengalami sakit bisul sejak beberapa hari lalu, namun tidak kunjung sembuh.
“Keluarganya menolak kalau korban diotopsi. Tapi dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya bekas kekerasan di tubuhnya,” kata Kapolsek Ampelgading, AKP Trianto.
Usai dievakuasi dari dalam sumur, jenazah langsung dibawa pulang ke rumah duka. Sebelum ditemukan tewas, pagi sampai siang, sekitar pukul 12.00, Suyadi masih bersama Sulastri, istrinya di dalam rumah. Setelah itu, dia meminta korban untuk tidur. 
Harapannya agar sakit bisul yang diderita sejak lima hari cepat sembuh. Ketika korban beranjak ke dalam kamar, Sulastri, istrinya juga langsung pergi mencari rumput di ladang untuk pakan ternak. Jarak antara rumahnya dengan ladang sekitar 1,5 kilometer. 
Sulastri baru pulang merumput sekitar pukul 13.30. Tak lama kemudian, anaknya Denny Dewasa Putra, 16, juga pulang dari sekolah. Ia lantas menanyakan keberadaan Suyadi ke ibunya. Oleh Sulastri, dijawab kalau korban sedang tidur di dalam kamar.
Namun ketika dicek dalam kamar, ternyata pria ini tidak ada. Saat dicari ke beberapa rumah tetangganya juga tidak ada. Ini membuat gempar warga sekitar. Masyarakat pun ikut membantu mencari, namun sampai malam 00, tidak ketemu.
Akhirnya khawatir terjadi apa-apa, hilangnya korban inipun langsung dilaporkan ke Polsek Ampelgading. Selanjutnya bersama-sama dengan petugas, warga melakukan pencarian. Hasilnya sekitar pukul 21.50, diketahui tubuh korban berada di dalam sumur belakang rumahnya. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...