Nobar di Cafe, Dikeroyok

 
MALANG - Dua pemuda menjadi korban penganiayaan, Jumat (2/3) petang lalu. Mereka dipukuli sekelompok pemuda, saat nonton bareng di Cafe Shisha, Jalan Argotunggal, Kelurahan/Kecamatan Lawang. Belum diketahui apa motif penyerangan tersebut. 
Akibat penganiayaan tersebut, kedua pemuda mengalami babak belur. Mereka adalah Nanda Rigi Wijaya, 15, warga Dusun Andongbang, Desa Jatisari, Lawang. Dan Agus Dwiyanto, 15, warga Dusun Paretinap, Desa Parerejo, Purwodadi, Pasuruan. Kasus penganiayaan itu, kini masih dalam tahap penyelidikan  Polsek Lawang.
"Untuk motifnya kami masih belum tahu. Saat ini kami masih menyelidiki dan memburu pelakunya yang lebih dari seorang," ungkap Kapolsek Lawang, Kompol Gagal Sulistiono. 
Peristiwa penganiayaa terjadi sekitar pukul 17.00. Saat itu, kedua korban sedang nobar pertandingan Arema FC melawan Persebaya. Ketika sedang asyik nobar tersebut, tiba-tiba datang beberapa orang pemuda. 
Tanpa banyak bicara dan menjelaskan duduk permasalahan, mereka langsung memukuli kedua korban. Penganiayaan sempat berhenti, setelah beberapa warga melerai. Termasuk di depan masuk cafe, juga sempat terjadi keributan tetapi kembali dilerai. 
Mungkin belum puas dengan penganiayaan itu, kedua korban dibawa pergi oleh kelompok pemuda tersebut. Mereka dibawa ke area perumahan Desa Ketindan, Lawang. Di tempat sepi itu, kembali kedua korban dipukuli secara bertubi-tubi hingga babak belur. 
Korban tidak berani melawan. Bahkan sudah meminta ampun, namun oleh pelaku tidak diindahkan. Mereka terus memukul dan memendangi korban. 
Baru setelah kondisi kedua korban babak belur dan tak berdaya, para pelaku langsung pergi. Kedua korban ditolong oleh warga, yang kemudian diantarkan melapor ke petugas Polsek Lawang. Untuk memperkuat bukti laporan, keduanya juga dimintakan visum.(agp/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...