Uang Rp 8,7 Juta di ATM di Kuras

 
MALANG – Khamelia Widiyanti, 21 tahun mahasiswi penghuni kos Jalan Cengger Ayam Dalam nomor 34A Kota Malang, menjadi korban pencurian. Kartu ATM miliknya, diambil dan isi rekeningnya dikuras. Uang sejumlah Rp 8,7 juta raib dari rekening pribadinya. Khamelia pun melapor ke Polres Makota, Jumat 2 Maret lalu, pukul 16.30 WIB.
Dari keterangan yang dihimpun, Khamelia, yang merupakan wanita yang ber-KTP di Jimbaran Kuta Bali itu, baru saja melakukan transaksi penarikan uang dari mesin ATM di sekitar kosan. Yakni, pada 24 Februari 2018, siang hari. Setelah transaksi, dia pulang ke kamar kos, namun tidak melakukan pengecekan saldo terakhirnya.
Kartu ATM tersebut lalu disimpan di dalam tas miliknya. Khamelia langsung melakukan aktivitas lain dan menaruh tas tersebut di dalam kamar. Sore hari, sekitar pukul 16.00 WIB, Khamelia mengecek tas miliknya untuk mencari kartu ATM. Betapa kagetnya dia, kartu ATM tersebut sudah raib.
Khamelia yang panik, berupaya menelepon customer service dari bank yang bersangkutan, agar nomor rekening miliknya diblokir. Khamelia tidak mau ada transaksi dari rekening miliknya selama kartu ATM tersebut hilang. Pada 25 Februari, Khamelia langsung mengurus kartu ATM yang hilang di bank.
Dia pun membawa buku tabungan untuk membuktikan kartu ATM yang hilang, adalah kartu miliknya. Saat berada di bank, Khamelia pun meminta petugas bank, untuk mencetak transaksi di buku rekening. Khamelia semakin lemas, karena uang sejumlah Rp 8,7 juta sudah hilang dari total saldo uangnya.
Tanpa pikir panjang, Khamelia akhirnya melapor ke Polres Makota pada 2 Maret lalu. Laporan aduan Khamelia, diteruskan ke Reskrim Polres Makota. Kasubbag Humas Polres Makota, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni menegaskan, polisi saat ini masih melakukan pendalaman terhadap laporan tersebut.
“Laporannya masih didalami, akan dilakukan penyelidikan,” terang Marhaeni.Perwira polwan dengan pangkat satu balok emas di pundaknya ini menambahkan, masyarakat harus hati-hati dalam menaruh barang, apalagi barang berharga. Dia juga meminta, warga tidak mudah percaya, serta tidak mudah menunjukkan password atau nomor pin rekening pribadi, kepada orang lain.(fin/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :