Geger, Sudah Dimakamkan, Ternyata Masih Hidup

 
MALANG – Percaya atau tidak, orang yang sudah meninggal dunia dan dimakamkan, ternyata masih hidup dan pulang ke rumah. Kisah inilah yang menghebohkan warga Dusun Ngelak, RT08 RW12, Kelurahan/Kecamatan Dampit, Jumat (2/3) sore lalu. Yaminah alias Mariam, 33 tahun, tiba-tiba pulang ke rumah dengan kondisi sehat.
“Saya juga sempat kaget dan tidak percaya. Tetapi Alhamdulillah kakak saya masih sehat dan tidak meninggal dunia,” ungkap Winarsih, adik kandung Yaminah alias Mariam, kepada Malang Post.
Karpet bergaris masih digelar di ruang tamu rumah Yatemin. Yatemin ini adalah paman Yaminah alias Mariam dan Winarsih. Kedua orangtua Mariam sudah meninggal dunia. Sejak ditinggal kedua orangtuanya, Mariam tinggal di rumah Yatemin. Bahkan namanya masuk dalam daftar kartu keluarga (KK).
“Kami hanya dua bersaudara. Mbak Yam (Yaminah, red) anak nomor satu, sedangkan saya yang kedua. Bapak dan ibu (Muin dan Ngatemi, red) sudah almarhum,” ujar Winarsih, yang dibenarkan Yatemin.
Ditemui di rumahnya, Mariam memang tampak sehat dan segar bugar. Ia memakai baju terusan warna hijau dengan kerudung biru motif kotak-kotak. Bahkan, wanita kelahiran 8 Oktober 1984 ini, langsung menyambut di depan pintu.
Sebelum dikabarkan telah meninggal dunia, sekitar tiga minggu lalu Mariam berpamitan pergi mengamen. Pekerjaan itu sudah menjadi kebiasaannya. Lokasi mengamen tidak di sekitar Kecamatan Dampit, namun selalu di luar kota. Bahkan pernah beberapa kali ke luar Jawa dan ke Bali.
Sepuluh hari sejak keberangkatannya itu, Mariam sempat memberi kabar kepada adiknya, Winarsih. Ia menghubungi Winarsih, mengabarkan kalau berada di Banyuwangi.
“Dia kalau mengabari saya, pasti pinjam HP orang. Tetapi kemana-mana selalu membawa identitas berupa KTP sementara, KK dan BPJS,” tuturnya.
Namun setelah itu, sudah tidak mengabari lagi. Mariam yang biasanya hanya pergi dua minggu, namun sampai tiga minggu tidak pulang dan ada kabari lagi. Sebaliknya, pada Rabu (28/2) pagi pukul 08.00, Winarsih mendapat kabar dari Siswati, saudaranya yang ada di Sulawesi.
Mengabarkan kalau di media sosial facebook (FB), ada informasi penemuan mayat perempuan yang hanyut di sungai. Ciri-cirinya sama dengan Mariam, termasuk wajahnya mirip serta nama dan alamatnya tertera warga Dusun Ngelak, Kelurahan/Kecamatan Dampit.
Untuk memastikannya, Winarsih yang percaya dan tidak ini, lantas menghubungi RSUD Haryoto Lumajang. Oleh dokter diyakinkan bahwa jenazah yang kondisi tubuhnya sudah melepuh dan membusuk itu adalah Mariam. Hanya saja semua identitas yang dibawa oleh Mariam tidak ada.
Bersama dengan keluarga, Winarsih lantas menuju ke RSUD Haryoto. Namun sebelumnya mengecek ke Polres Lumajang. Lagi-lagi ketika dikroscek memang dibenarkan. 
“Waktu itu saya sempat percaya dan tidak. Saya tidak berani melihat wajahnya, karena sudah melepuh. Hanya melihat kakinya mirip, dan katanya dibenarkan ada bekas jahitan di paha. Hanya yang saya curiga, kok tubuhnya memanjang,” jelasnya.
Setelah diurus tanpa otopsi, jenazah wanita yang diyakini Mariam saat itu langsung disucikan. Kemudian dibawa pulang ke rumah duka dengan mobil ambulance. Tiba pukul 22.30, langsung disalati dan dimakamkan saat itu juga. Warga sekitar pun ikut mengantarkan jenazah Mariam ke pemakaman. Bahkan pasca pemakaman, keesokan harinya langsung tahlilan. 
Namun tiba-tiba pada Jumat (2/3) sore pukul 14.30, Winarsih mendapat SMS. Isinya, aku jemputen di Dampit. Aku Mbak Yam (Mariam). Antara percaya dan tiga, Winarsih yang kaget serta takut dengan pesan itu, lantas bersama dengan keluarga menjemput ke sekitar Pasar Dampit.
Ternyata benar, Yaminah alias Mariam masih hidup. Kabar kepulangan Mariam inipun, langsung menggemparkan warga sekitar. Mereka menangisi dan memeluknya. Warga sempat tidak percaya dengan keanehan itu.
Saking herannya, sempat ada warga yang mengambil gambar dan merekam kepulangan Mariam. Kemudian mengunggah pada grup Komunitas Peduli Malang, mengatakan kalau Mariam yang telah meninggal tiga hari dan dikubur, tiba-tiba pulang ke rumah.
Unggahan yang dikirim pemilik akun Ziqin Qintel itu, langsung mendapat respon dan viral. Sampai sore kemarin pukul 16.30, sudah 2.044 netizen yang memberikan like. 1115 komentar dan 345 kali dibagikan.
“Saya lho dari Rejoso, Pasuruan. Masih sehat kok dibilang sudah meninggal,” ucap Yaminah alias Mariam.
Lantas siapa jenazah wanita yang telah dimakamkan tersebut? Keluarga juga terheran-heran. Namun makam tersebut tetap dibiarkan dan tidak dibongkar. Bahkan tetap akan dilakukan tahlilan sampai tujuh harinya.
“Tetap kami doakan dan lakukan tahlilan sampai tujuh harinya nanti,” kata Yatemin.(agp/mar/jon)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...