Digigit Ular Berbisa, Ibu Muda Masuk RS

 
MALANG – Racun dari gigitan ular berbisa sangat membahayakan nyawa orang. Seperti yang dialami Murni Tyastuti, 43 tahun warga Perum Permata Alam RT 09 RW 04 Pisangcandi Barat. Ia, digigit ular hijau yang menyelundup ke dalam rumahnya. Beruntung, Murni segera diselamatkan dan dibawa ke RSSA Malang untuk mencegah penyebaran bisa yang bisa berakibat fatal.
Dari keterangan yang dihimpun, Murni sedang duduk-duduk di lantai dua rumahnya, Sabtu malam lalu. Kapolsek Sukun, Kompol Anang Tri Hananta mengatakan, korban tidak sadar bahwa ada ular hijau yang memasuki lantai dua. 
“Sekitar pukul 21.00 WIB, korban sedang duduk-duduk di lantai dua,” ungkap Anang.
Tanpa diketahui korban, seekor ular hijau ukuran dewasa, menyelinap ke lantai dua rumah tersebut. Korban masih belum sadar dengan kehadiran reptil berdarah dingin itu. Dengan lidahnya yang menjulur, ular hijau itu mendekati area kaki korban.
Tanpa aba-aba, giginya langsung menancap ke bagian kaki kiri ibu rumah tangga itu. Murni kaget dan berteriak kesakitan. Karena, bukan hanya gigitan ular saja yang membuatnya mengaduh.
Racun bisa ular merangsek masuk ke jaringan tubuh di area kaki kirinya. Murni mengibaskan kakinya untuk melepaskan diri dari gigitan tersebut. Dia berteriak meminta tolong kepada anggota keluarganya.
“Korban digigit di bagian kaki. Ular hijau ini muncul di lantai dua rumahnya,” terang Anang.
Setelah meminta tolong, anggota keluarga menaiki lantai dua, lalu mengevakuasi korban. Keluarga korban juga meminta pertolongan warga serta pihak kepolisian. Korban dievakuasi ke RSSA Malang, untuk segera mendapat pertolongan.
Sedangkan, warga dan petugas polisi, mengamankan ular hijau yang menggigit Murni. Setelah tiba di rumah sakit, petugas medis mengeluarkan racun bisa ular dari bekas gigitan tersebut. Begitu racun sudah dinetralkan dari sistem tubuh korban, Murni dipindahkan ke ruang 21 kamar 2 RSSA Malang, untuk perawatan intensif.
Ular hijau, merupakan sub spesies dari ular beludak, yang memiliki bisa dan dapat menggigit dengan kecepatan tinggi. Ular ini acapkali bersembunyi di perkebunan karena warnanya yang menjadi kamuflase. Jika luka gigitan ular hijau tidak segera ditangani, maka bisanya bisa berbahaya bagi manusia.(fin/jon/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...