‘Kencing’ di SPBU, Supir Truk Tangki Ditangkap

 
MALANG – Satreskrim Polres Malang, mengamankan seorang sopir truk tangki, berinisial R, warga Kecamatan Sukun, Kota Malang, Sabtu (3/3) siang lalu. Ia ditangkap di area SPBU Dusun Penjalinan, Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi. Ia diduga ‘kencing’ (mengeluarkan isi BBM tanpa izin, red) dari dalam truk Pertamina yang dikemudikannya.
“Benar mas, memang kemarin (Sabtu) ada yang diamankan. Satu orang sopir truk Pertaminan,” kata salah satu petugas SPBU kepada Malang Post.
Petugas tadi mengetahui sendiri, karena kebetulan Sabtu lalu masuk shift pagi. Hanya saja, bagaimana kronologis kejadiannya ia mengatakan tidak tahu. Usai mengamankan sopir tangki Pertamina, polisi mengambil foto lokasi kejadian. Malam harinya juga sempat ada petugas yang datang lagi.
Informasi yang diperoleh Malang Post, R ditangkap sekitar pukul 11.00. Sebelumnya, ia datang ke SPBU tersebut sekitar pukul 10.00. Ia mengirim BBM jenis Pertamax dari Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Pertamina Malang.
Pengiriman BBM sesuai dengan permintaan dan lokasi tujuan. Setiba di SPBU, R langsung mengetap BBM dari dalam tangki untuk dipindahkan ke tandon SPBU. Pemindahan BBM tersebut sesuai dengan ukuran permintaan.
Usai mengetap BBM tersebut, mungkin karena masih ada sisa di dalam tangki, akhirnya oleh R ditap lagi ke dalam jirigen. BBM sisa tersebut, diduga akan dijual lagi untuk ceperannya.
Bersamaan saat mengetap sisa BBM itu, petugas Satreskrim Polres Malang sedang patroli. Mencurigai bahwa R sedang ‘kencing’ BBM, petugas langsung mengamankannya. Hingga kemarin, polisi masih terus menyelidiki dan mendalami kasusnya.
KBO Reskrim Polres Malang, Iptu Rudi Kuswoyo, dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan itu. Sekarang kasusnya masih diselidiki dan didalami. Sebab dari hasil penyelidikan sementara, tidak ada pihak yang dirugikan atau menjadi korban.
“Kami masih menyelidiki. Sebab tidak ada yang dirugikan. Sopir itu mengirim BBM di SPBU sesuai ukuran dan permintaan. Yang ditap itu BBM yang tersisa, dan lokasinya masih berada di SPBU,” ungkap Rudi Kuswoyo.(agp/jon/mar) 

Berita Lainnya :