Nikahi Wanita Lain


 
HARAPAN Amel, warga Kecamatan Wonosari, untuk hidup bahagia dengan Ronald, warga asal Mojokerto, kandas di tengah jalan. Amel terpaksa mengajukan cerai ke Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen, karena merasa telah dikhianati. 
Pria yang dinikahinya tujuh tahun lalu, telah berpaling dan menikah dengan wanita lain. “Pengajuan cerainya sudah masuk di Pengadilan Negeri Kepanjen. Sekarang masih proses persidangan,” ujar Agus Salim Ghozali, SH, pengacara Amel.
Tujuh tahun lalu, Amel dan Ronald ini menikah di hadapan pendeta. Mereka sepakat untuk mengarungi bahtera rumah tangga setelah saling mencintai. Setelah menikah, mereka berdua hidup di rumah orangtua Amel.
Meskipun hidup dengan serba kecukupan, namun awal menikah mereka terlihat bahagia. Bahkan, dua bulan setelah pernikahan tersebut, Amel dinyatakan telah mengandung. Namun keinginan untuk bisa segera mendapat momongan, sirna setelah Amel mengalami keguguran.
Kecewa dan sedih mereka rasakan saat itu. Namun pada akhirnya mereka mengikhlaskannya. Dua bulan setelah keguguran itu, Amel meminta izin untuk bekerja ke Kalimantan. Harapannya hasil kerjanya untuk mencukupi kebutuhan keluarga, sekaligus sebagai tabungan hari tua.
Tiga bulan bekerja di Kalimantan, antara Amel dan Ronald masih sering berkomunikasi lewat telepon selular. Namun setelah itu, Ronald tiba-tiba menghilang. Nomor kontaknya sudah tidak bisa lagi dihubungi.
Takut terjadi apa-apa, Amel lantas pulang untuk mencari kabar suaminya. Ia mencari ke rumahnya di Mojokerto, ternyata keluarga juga tidak tahu dimana keberadaan Ronald. Setelah dicari-cari akhirnya diketahui kalau ternyata Ronald telah menikah lagi.
Mendapat kabar itu, hati Amel langsung hancur. Ia pun akhirnya mengajukan gugatan cerai, setelah mendapat saran dari keluarganya. Amel mencoba mengikhlaskan, apalagi selama menikah Ronald juga tidak pernah mencukupi kebutuhan keluarga. (agp/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...