Tak Berani Tetapkan Sopir Truk Pertamina Tersangka

MALANG - Polisi belum mengambil kesimpulan terkait R, salah satu sopir truk tangki Pertamina, yang mengambil sisa BBM di area SPBU Dusun Penjalinan, Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi.
Hingga kemarin, masih mendalami dan menyelidiki kasusnya. Termasuk meminta keterangan saksi dari pihak Depo Pertamina. 
“Soal itu nanti dulu, karena kami masih mendalami kasusnya. Masih mau meminta keterangan dari pihak Pertamina dulu,” ungkap Kasatreskrim Polres Malang, AKP Adrian Wimbarda.
Pemeriksaan pihak pertamina sebagai saksi ini, untuk mengetahui apakah ada pelanggaran atau kesalahan yang dilakukan oleh R, warga Kecamatan Sukun. Dia tertangkap tangan sedang ‘kencing’ dari dalam tangki truk ke jirigen.
Dan untuk menentukan apakah ada kesalahan atau pelanggaran yang dilakukan oleh R, Satreskrim Polres Malang segera gelar perkara, setelah pemeriksaan saksi.
“Kami masih mau gelar perkara,” ujar KBO Reskrim Polres Malang, Iptu Rudi Kuswoyo.
Sementara itu, pihak Pertamina melalui Area Manager Communication and Relation Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Rifky Rahman Yusuf, mengaku masih akan melakukan pengecekan.
“Kami tanyakan juga ke transportinya,” tegasnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, R, tertangkap tangan oleh petugas yang sedang patroli. 
Saat itu, R sedang mengetap (menguras) sisa BBM dari dalam tangki ke jirigen, usai mengirim BBM jenis Pertamax di SPBU tersebut. Dia langsung diamankan petugas yang menangkapnya dan membawa ke Polres Malang. (agp/mar)

Berita Lainnya :