Dipisahkan Judi dan Perselingkuhan

 
NASIB Amel, 38, warga Kecamatan Bumiaji, Batu, memang malang. Setelah sempat merasakan indahnya bahtera rumah tangga bersama Ronald, 38, warga Kecamatan Batu selama 12 tahun, rumah tangga Amel yang kesehariannya adalah karyawan swasta, digoyahkan oleh istri muda dan judi.
Amel dinikahi oleh Ronalad pada 3 Desember 1990 di hadapan KUA Bumiaji Batu. Pada awal pernikahan, Amel dan Ronald sempat berpindah-pindah sebelum akhirnya menempati rumah di Jalan Kembang Turi Kota Malang. Pernikahan mereka dikaruniai tiga anak.
Selama 12 tahun itu pula, Amel sudah berupaya menjadi istri yang baik. Hari berganti minggu, minggu berganti bulan, bulan berganti tahun, rasa cinta Ronald kepada Amel terbukti pudar. Perangainya berubah. Ronald kian kasar. 
Tak hanya mulutnya yang seperti tong sampah, tangannya pun berani memukul wanita yang harusnya dia lindungi sebagai belahan hati. Pada Juli 2003, Amel dan Ronald terlibat pertengkaran hebat. Ronald ternyata ketahuan selingkuh, serta menikahi perempuan muda itu. 
Tak hanya itu, kebiasaan buruk Ronald berjudi kartu sungguh melukai hati Amel yang kesehariannya membutuhkan cinta dan perhatian dari Ronald. Apalagi, tiga anaknya masih harus mendapatkan perhatian serta nafkah untuk melanjutkan pendidikan. 
Tapi, Ronald tidak peduli. Pada September 2003, Ronald akhirnya minggat dari rumah dan meninggalkan Amel. Ronald memilih hidup dengan wanita yang lebih muda, dengan risiko meninggalkan tiga anaknya.
Amel yang hancur hati tidak terima pernikahannya menjadi seperti ini. Daripada memendam pedih dan memakan hati, Amel akhirnya memutuskan untuk meminta diceraikan oleh Pengadilan Agama Malang. Amel mendaftarkan berkas perkara cerainya ke PA Malang pada 27 September 2017 lalu. (fin/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :