Jual Motor Kreditan

 
MALANG - Kejahatan fidusia masih marak terjadi di Kota Malang. Polres Malang Kota (Makota) menerima laporan soal oknum yang melakukan kredit motor, tapi tidak membayar cicilan dan bahkan menjual motor kreditan itu kepada orang lain. 
Laporan ini dilayangkan oleh PT Adira Finance Jalan Jagung Suprapto Malang. Dari keterangan yang dihimpun, terlapor dugaan kejahatan fidusia adalah Purnomo, 51, warga Dusun Jambon, Desa Pakiskembar, Pakis. 
Dia membeli motor Honda Beat Sporty, N 5591 JU tahun 2017 warna merah pelet putih. Pembelian dilakukan secara kredit, lewat jasa leasing Adira Finance. Motor tersebut dibeli dan diantarkan ke rumah terlapor pada 1 Februari 2018 lalu, pukul 10.00. 
Pada saat tiba waktunya pembayaran angsuran, terlapor Purnomo diklaim tidak memenuhi kewajibannya. Pihak PT Adira Finance melakukan somasi agar Purnomo membayar biaya kredit bulanannya untuk motor tersebut. Tapi, terlapor Purnomo diklaim tidak memenuhi kewajibannya ini. 
Bahkan, menurut keterangan pelapor korban kepada Polres Makota, terlapor sudah menjual motor Honda Beat kreditan itu. Padahal, sesuai dengan Undang-Undang Fidusia, debitur tidak bisa memindahtangankan dan menjual motor kreditan, tanpa sepengetahuan pemegang jaminan fidusia.
Yakni PT Adira Finance. Akibat tindakan terlapor, perusahaan leasing tersebut mengaku mengalami kerugian Rp 21,59 juta, sesuai dengan harga kendaraan bermotor yang diklaim dijual oleh terlapor. (fin/mar)

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...