Polisi Bekuk Bandar Judi Online


 
MALANG - Unit Reskrim Polsek Dampit, Rabu (7/3) malam lalu menangkap pengecer serta bandar judi online kupon putih. Mereka adalah, Kusdiono, 46, warga Jalan Blambangan, Kelurahan/Kecamatan Dampit dan Supanji, 41, warga Jalan Doho, Kelurahan/Kecamatan Dampit. Mereka dibekuk di rumahnya masing-masing. Untuk barang buktinya petugas mengamankan dua buah HP yang berisi bursa dan nomor pasangan judi kupon putih online, sebuah ATM BCA serta uang tunai sebesar Rp 175.000.
“Dua tersangka yang kami amankan ini, merupakan pengecer dan bandarnya. Kusdiono adalah pengecer, sedangkan Supanji diketahui sebagai bandarnya,” ungkap Kapolsek Dampit, AKP Amung Sri Wulandari.
Penangkapan pengecer dan bandar judi online ini, berawal dari laporan masyarakat. Warga resah dengan maraknya judi online di wilayah Kecamatan Dampit. Dari laporan tersebut, polisi kemudian menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan.
Hasilnya diketahui bahwa yang mengecerkan judi kupon putih online itu adalah Kusdiono. Tanpa menunggu waktu lama, polisi pun langsung menangkap Kusdiono di rumahnya.
“Ketika kami amankan saat itu, tersangka baru saja melayani pembeli judi online,” jelasnya.
Dari penangkapan Kusdiono, kemudian berkembang ke tersangka Supanji. Sebab ketika diperiksa, Kusdiono mengaku kalau hasil jualan kupon putih online, disetorkan kepada Supanji. Akhirnya polisi pun mengembangkan kasusnya dan berhasil menangkap Supanji di rumahnya.
“Pengakuannya mereka ini menjalankan bisnis haram sejak sekitar dua bulan lalu. Mereka menjadi pengecer dan bandar judi online, alasannya untuk tambahan mencukupi kebutuhan keluarga,” tutur mantan Kapolsek Pakisaji ini. (agp/mar)
 

Berita Terkait

Berita Lainnya :

loading...